POJOKSATU.id — Universitas Diponegoro (Undip) kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA dan sederajat yang ingin berkompetisi untuk menjadi bagian dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2024, Undip mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi perguruan tinggi dengan jumlah pendaftar terbanyak pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan menempati posisi kedua pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk kategori Perguruan Tinggi Negeri Akademik.
Saat ini, Undip menawarkan 55 program studi sarjana dan 11 program studi sarjana terapan.
Memasuki SNPMB Tahun 2025, Undip akan menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi yang telah ditetapkan, yaitu minimal 20% melalui SNBP, minimal 30% melalui SNBT, dan maksimal 50% melalui Seleksi Mandiri.
Dalam proses seleksi ini, Undip juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).
Proses seleksi mahasiswa baru Undip dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Pembukaan pendaftaran SNPMB 2025 telah diumumkan secara resmi pada Rabu (11/12/2024).
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2022 yang telah diperbarui dengan Peraturan Nomor 62 Tahun 2023, terdapat tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yaitu:
- 1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
- 2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
- 3. Seleksi Mandiri
Jalur SNBP dan SNBT dikelola oleh Panitia SNPMB, sementara jalur Seleksi Mandiri berada di bawah wewenang masing-masing Perguruan Tinggi Negeri.
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. Heru Susanto, menjelaskan bahwa jalur SNBP mempertimbangkan prestasi akademik berdasarkan nilai rapor serta prestasi akademik dan non-akademik lainnya. Undip, sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), menetapkan kuota minimum sebesar 20% untuk jalur ini. Seleksi SNBP dilakukan dengan pengisian data nilai rapor siswa oleh sekolah melalui sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Tahapan SNBP bagi sekolah dimulai dengan:
- Pengumuman Kuota Sekolah: 28 Desember 2024
- Masa Sanggah Kuota Sekolah: 28 Desember 2024 – 17 Januari 2025
- Registrasi Akun SNPMB Sekolah, Pemeringkatan Siswa Eligible, dan Pengisian PDSS: 6 – 31 Januari 2025
Sedangkan tahapan SNBP bagi siswa meliputi:
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 13 Januari – 18 Februari 2025
- Pendaftaran SNBP oleh Siswa Eligible: 4 – 18 Februari 2025
- Pengumuman Hasil SNBP: 18 Maret 2025
- Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: 4 Februari – 30 April 2025
Jadwal Pendaftaran Ulang bagi peserta yang lulus SNBP dapat dilihat di laman masing-masing PTN
Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
Pada jalur SNBT, tahapan seleksi dimulai dengan:
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 13 Januari – 27 Maret 2025
- Pendaftaran UTBK dan SNBT: 11 – 27 Maret 2025
- Pelaksanaan UTBK: 23 – 30 April dan 2 – 3 Mei 2025
- Pengumuman Hasil Seleksi SNBT: 28 Mei 2025
- Masa Unduh Sertifikat UTBK: 3 Juni – 31 Juli 2025
Peserta jalur SNBT wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai dasar seleksi SNBT.
Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK satu kali, dan hasilnya hanya berlaku untuk seleksi SNBT tahun 2025. Undip menyediakan kuota minimum sebesar 30% untuk jalur ini.
Kriteria peserta UTBK adalah:
- Lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat tahun 2023, 2024, dan 2025
- Lulusan Paket C tahun 2023, 2024, dan 2025 dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2025
Setiap peserta dan sekolah diwajibkan memiliki akun di Portal SNPMB (https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id). Sekolah yang telah memiliki akun SNPMB lama tidak perlu membuat akun baru, sedangkan semua peserta, termasuk gap year, wajib membuat akun baru.
Terkait pemilihan program studi, peserta SNBT memiliki beberapa opsi:
- Untuk dua pilihan program studi, peserta bebas memilih program studi akademik atau vokasi
- Untuk tiga pilihan program studi, peserta dapat memilih kombinasi dua program akademik dan satu vokasi, atau dua vokasi dan satu akademik, atau tiga program vokasi dengan minimal satu program diploma tiga
- Untuk empat pilihan program studi, peserta dapat memilih dua program akademik dan dua vokasi dengan minimal satu program diploma tiga, atau satu akademik dan tiga vokasi dengan minimal satu program diploma tiga
Skema KIP Kuliah
Calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat mendaftar bantuan biaya pendidikan melalui skema KIP Kuliah.
Pendaftaran KIP Kuliah berlaku hanya untuk program studi di PTN Kemdiktisaintek. Informasi lebih lanjut dapat diakses di laman resmi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id).
Informasi resmi mengenai SNPMB 2025 dapat dilihat di laman: https://www.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. ***




