POJOKSATU.id, Kabupaten Sumedang – Dalam rangka Hari Menanam Pohon Nasional, siswa SDN Banjarsari di Desa Cimungkal, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, ikut serta dalam program penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan bertajuk Energizing Green Spaces ini bertujuan merehabilitasi lahan kritis di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) setempat sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga alam.

Lebih dari 1.400 bibit pohon produktif seperti durian, alpukat, dan pete ditanam bersama oleh siswa, guru, dan berbagai pihak yang mendukung program ini.

Penanaman pohon tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Achmad Ismail, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda.

"Melalui penanaman pohon, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Kami berharap langkah kecil ini dapat membawa perubahan besar bagi kelestarian alam dan kehidupan masyarakat di Desa Cimungkal," ujarnya.

Selain penanaman, siswa-siswi juga mendapat edukasi tentang manfaat pohon dan dampaknya terhadap ekosistem.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IX Sumedang, Agus Sukondi, yang turut hadir, mengapresiasi peran aktif siswa dalam kegiatan ini.

"Anak-anak yang ikut serta diharapkan dapat menjadi agen perubahan bagi masa depan. Mereka belajar bahwa langkah sederhana, seperti menanam pohon, dapat memberikan dampak besar bagi bumi," kata Agus.

Di sisi lain, Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2, Husni Wardana, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga lingkungan.

"Semangat siswa dan masyarakat di sini menjadi bukti bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Penanaman pohon ini bukan hanya simbol, tetapi langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang," jelas Husni.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung keberlanjutan ekosistem melalui kegiatan penghijauan dan pemberdayaan masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas di berbagai wilayah sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.***