POJOKSATU.id - Kabar mengejutkan datang dari Surabaya! Ivan Sugianto, orang tua siswa SMA Cita Hati yang sempat viral karena memaksa seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya untuk bersujud dan menggonggong, akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian. Meskipun ia sempat mengunggah video permintaan maaf, proses hukum tetap berlanjut.

Pada Kamis (14/11), Ivan yang sebelumnya sempat berada di Jakarta, ditangkap saat hendak kembali melalui Bandara Juanda. Dalam video permintaan maafnya, Ivan menyampaikan niatnya untuk menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya. "Semoga Tuhan bisa mengampuni saya, saya akan segera mengerahkan diri ke polisi," ujar Ivan dalam video tersebut.

Setelah ditangkap, Ivan langsung diproses hukum dan mengenakan baju tahanan. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai pasal yang akan dikenakan kepada pengusaha asal Surabaya ini.

Kasus yang berawal dari saling ejek antar siswa ini berujung pada tindakan ekstrem. Ivan tidak terima anaknya dihina dengan sebutan "rambut seperti anjing pudel" oleh E, siswa SMA Gloria 2 Surabaya. Karena itu, Ivan mendatangi sekolah tersebut pada awal Oktober untuk meminta pertanggungjawaban E.

Baca Juga: 5 Ide Jualan di Car Free Day, Dijamin Untung Jutaan Rupiah Cuma Dalam Waktu 3 Jam, Nomor 5 Paling Gokil Sih

Namun, kedatangannya justru menambah keruh situasi. Meski pihak sekolah dan orang tua E meminta penyelesaian secara baik-baik, Ivan memilih untuk menuntut E bersujud dan menggonggong di hadapannya dengan cara yang arogan. Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari publik dan akhirnya berujung pada proses hukum yang tengah berjalan.***