POJOKSATU.id - Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk tahun 2025/1446 H.

Proses pendaftaran seleksi ini dimulai pada 7 November 2024, sementara informasi lengkap mengenai prosedur pendaftaran akan diumumkan pada 4 November.

Kemenag menargetkan petugas yang siap memberikan layanan profesional kepada jemaah.

Baca Juga: Menakar Dukungan Prabowo untuk Palestina, Simak 7 Fakta di Balik Kebijakan Prabowo soal Palestina

Direktur Bina Haji, Arsad Hidayat, menyatakan bahwa rekrutmen ini bertujuan mendapatkan petugas berdedikasi yang mendukung kesuksesan pelaksanaan ibadah haji dan dapat melayani jemaah dengan optimal.

Dalam pernyataannya, Arsad menegaskan bahwa petugas yang direkrut harus memiliki komitmen tinggi terhadap profesionalisme dan pengabdian.

Menurutnya, tugas ini tidak hanya sebatas pekerjaan tetapi juga wujud kepedulian dalam mendukung ibadah haji yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Profil Khamis Mohammed Al Marri Asal Qatar, Wasit yang Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sudah Punya Akun IG-nya

Skema seleksi ini telah dibahas dalam rapat teknis oleh Direktorat Bina Haji bersama para operator Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dari Kantor Wilayah seluruh Indonesia.

Orientasi teknis ini bertujuan menyelaraskan pemahaman terkait proses rekrutmen PPIH, mulai dari pendaftaran, pengunggahan dokumen, verifikasi, hingga pengumuman hasil seleksi.

Arsad menyampaikan bahwa peran operator Siskohat dalam proses seleksi sangat penting.

Baca Juga: Tampil Gemilang di Brisbane Roar, Rafael Struick Punya Peluang Bawa Timnas Indonesia Menang Lawan Jepang

Mereka akan membantu mengelola administrasi dan melakukan verifikasi dokumen para calon petugas haji secara efektif dan akurat.

Kemenag juga telah memperbarui aplikasi Computer Assisted Test (CAT) yang akan digunakan dalam proses seleksi PPIH.

Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan akurasi penilaian dan mempermudah proses seleksi calon petugas.

Bagi calon peserta, Arsad mengimbau agar mempersiapkan diri dengan mengikuti simulasi CAT terlebih dahulu.

Simulasi ini diharapkan membantu mereka memahami teknis ujian dan meningkatkan peluang untuk lolos seleksi.

Baca Juga: Prabowo Sebenarnya

Menjadi petugas haji adalah tugas penuh pengabdian, bukan sekadar penghargaan.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS

Kemenag berharap petugas yang terpilih adalah mereka yang benar-benar berkompeten, berdedikasi, dan siap memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah haji di Tanah Suci.***