POJOKSATU.id - Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik untuk Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 pada Kamis (24/10/2024) di Puri Begawan, Bogor.

Wisuda ke 50 ini diikuti oleh 625 mahasiswa, terdiri dari 600 wisudawan Program Sarjana (S1) dan 25 wisudawan Program Magister (S2).

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H., menegaskan bahwa prosesi wisuda ini merupakan bukti nyata komitmen UNIDA dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap bersaing secara global dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa.

Rata-rata IPK wisudawan S1 mencapai 3,47, sementara IPK tertinggi adalah 4,0. Di jenjang S2, rata-rata IPK adalah 3,74 dengan capaian tertinggi juga 4,0.

Masa studi tercepat untuk program S1 tercatat 3 tahun 6 bulan 3 hari, sedangkan untuk S2 adalah 1 tahun 9 bulan 10 hari.

Baca Juga: Wisuda ke 50, Lulusan UNIDA Raih Prestasi Akademik Tertinggi IPK 4,00, Lulus Tercepat 3 Tahun, Rektor Beberkan Prestasi NASIONAL dan INTERNASIONAL

Pendidikan Berbasis Tauhid dan Pengembangan Karakter

Martin Roestamy menyampaikan bahwa UNIDA dikenal sebagai kampus bertauhid yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu di bidang yang dipilih, tetapi juga menanamkan 21 Nilai Karakter Tauhid.

Nilai ini berasal dari empat kearifan, yaitu "Local Wisdom, National Wisdom, International Wisdom, dan Spiritual Wisdom dengan Akhlakul Karimah sebagai ultimate goals."

“Para alumni UNIDA diharapkan menjadi individu yang Pinter, Bageur, Cager, Bener, dan Singer. Kemudian sebagai penerus bangsa, lulusan UNIDA dipersiapkan menjadi insan yang memiliki jiwa Nasionalitas, Integritas, Loyalitas, Respeksitas dan Kapasitas,” ungkapnya.

Hal ini selaras dengan tagline UNIDA, "Menggenggam Dunia Meraih Akhirat."

Baca Juga: Bosan dengan Orang Pintar Tak Berakhlak, Begini Kata Rektor UNIDA Saat PKKMB 2024, Mahasiswa Baru Diajak pada Budaya Ini

“Dalam konteks global, alumni dibekali karakter yang Awareness, Accountability, Participatory, Creativity, dan Adversity. Selain itu, sebagai hamba Allah dan umat Rasulullah SAW, lulusan UNIDA diharapkan memegang teguh sifat-sifat terpuji seperti Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah dan Istiqomah,” tambahnya.

Inspirasi Ir. H. Djuanda

Prof. Martin menjelaskan bahwa 21 Nilai Karakter Tauhid yang diusung UNIDA mengambil inspirasi dari sosok Ir H Djuanda Kartawidjaja, seorang Pahlawan Kemerdekaan yang menjadi kebanggaan suku Sunda.

“Nama besar Ir. H. Djuanda yang dilekatkan pada UNIDA, berkonsekuensi kepada semua insan akademia dari pimpinan, para dosen, hingga tenaga kependidikan, termasuk para mahasiswa dan alumni untuk dapat meneladani sosok yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga: Dikukuhkan Jadi Guru Besar UNIDA, Begini Rekam Jejak Karier dan Prestasi Prof. Rasmitadila, Pendidikan Inklusif Jadi Perhatian Khusus

Prestasi dan Visi Internasional

Baca Juga: UNIDA: Prestasi Membanggakan, Tiga Penghargaan Academic Leader di Malam Anugerah LLDIKTI IV 2024

Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., selaku Rektor UNIDA, mengungkapkan bahwa UNIDA telah mencatatkan berbagai prestasi membanggakan, termasuk predikat "Baik Sekali" dalam kinerja kemahasiswaan serta berada di Klaster 2 pada pemeringkatan nasional.

Dalam empat tahun terakhir, UNIDA memperoleh 40 prestasi internasional, 368 prestasi nasional, dan 138 prestasi tingkat provinsi.

Di bidang penelitian dan pengabdian, UNIDA menempati posisi keempat dari 380 PTS di LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten dan menduduki peringkat pertama dalam pengabdian masyarakat. UNIDA juga termasuk dalam Klaster 1.1 untuk capaian IKU Tahun 2023.

Prof. Siti Pupu Fauziah juga menjelaskan bahwa beberapa program studi di UNIDA telah meraih akreditasi "Unggul," seperti Program Magister Administrasi Publik, Magister Hukum, dan beberapa program sarjana.

Kolaborasi dan Pengakuan Internasional

Tak sampai di sana. UNIDA juga menjalin kerjasama dengan 16 perguruan tinggi dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Turki.

Baca Juga: Kembangkan Pendidikan Dasar di Indonesia, Prof. Rasmitadila Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UNIDA

Beberapa dosen juga mendapatkan pengakuan internasional, termasuk dalam daftar "Top 2% World's Scientist" versi Stanford University. Chancellor UNIDA, Prof. Martin, turut menerima penghargaan "Professor of Academic in Law" dari Universiti Geomatika Malaysia (UGM).

Alumni yang Membanggakan

Alumni UNIDA juga telah mengisi berbagai posisi strategis di tingkat nasional, di antaranya Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung RI, serta Al Habib Nabiel bin Fuad Almusawa, mantan Anggota DPR RI.

rof. Siti Pupu mengingatkan para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik diri dan almamater serta mengimplementasikan 21 Nilai Karakter Tauhid.

“Tak ada kesuksesan yang bisa diraih tanpa doa dan restu orang tua. Maka sertakan ridho orang tua dalam setiap jalan yang ananda tempuh,” pesannya. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.