POJOKSATU.id - Konseling individu dengan teknik self-management adalah layanan bantuan yang bertujuan untuk membantu individu mengubah tingkah laku mereka sendiri.

Melalui konseling individu diharapkan Guru BK bisa memecahkan masalah tertentu, baik secara face-to-face atau melalui metode lainnya.

Oleh sebab itu, konseling ini berpegang pada tiga asas penting: keterbukaan, kesukarelaan, dan kerahasiaan.

Sedangkan teknik self-management merupakan strategi yang memungkinkan individu untuk mengatur tingkah laku mereka secara sadar.

Dalam konseling individu dengan teknik self-management, guru Bimbingan dan Konseling (BK) akan melakukan beberapa langkah, yaitu: memilih tujuan, menterjemahkan tujuan, melakukan pemantauan diri, membuat rencana perubahan, dan membuat perencanaan tindakan evaluasi.

Baca Juga: Contoh VIDEO PRAKTIK PEMBELAJARAN, Lengkap Versi 30 MENIT dan FULL VIDEO, Simak Panduan Pembuatan dan Tips Penting LULUS UKIN

Beberapa hasil yang diharapkan dari konseling individu dengan teknik self-management oleh Guru BK adalah:

  • Konseli dapat mengidentifikasi faktor penyebab masalahnya
  • Konseli dapat membuat catatan pengamatan tingkah lakunya sendiri
  • Konseli dapat menentukan langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan masalahnya
  • Konseli dapat mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik

Konselor berharap konseli bisa terbuka mengenai masalah yang dihadapinya, dengan partisipasi sukarela dan jaminan kerahasiaan.

Baca Juga: PANDUAN Lengkap UJIAN KINERJA (UKin) PPG Guru Tertentu 2024, Siapkan Perangkat Pembelajaran, Simak Tips VIDEO PRAKTIK PEMBELAJARAN

Dalam sesi video, sebagai salah satu contoh adalah mengangkat permasalahan yang berhubungan dengan kasus sering terlambat ke sekolah lebih dari tiga kali dalam seminggu.

Meskipun sudah dilakukan pembinaan oleh wali kelas, masalah ini belum menunjukkan perbaikan, sehingga konseli dipanggil ke ruang BK untuk menerima konseling individu.

Identifikasi Masalah dan Penyebab

Setelah berdiskusi, terungkap beberapa alasan mengapa seorang siswa sering terlambat:

  1. Ikut teman yang juga sering terlambat, karena kadang kendaraan di rumah dibawa orang tua bekerja.
  2. Bangun kesiangan akibat tidur larut malam atau bahkan begadang hingga Subuh.

Siswa menyadari bahwa tidur di atas jam 12 malam membuatnya sulit bangun pagi tepat waktu, yang berakibat pada keterlambatan berangkat ke sekolah.

Dampaknya termasuk pintu gerbang yang sudah ditutup sehingga Indri tidak bisa masuk sekolah tepat waktu, serta sanksi dari sekolah berupa berdiri di lapangan atau membaca surat-surat pendek.

Baca Juga: Contoh VIDEO PRAKTIK PEMBELAJARAN, Lengkap Versi 30 MENIT dan FULL VIDEO, Simak Panduan Pembuatan dan Tips Penting LULUS UKIN

Teknik Self-Management

Untuk mengatasi masalah ini, teknik self-management diterapkan oleh guru BK melalui beberapa langkah:

1. Menuliskan keseharian dari bangun tidur hingga tidur malam, guna mengidentifikasi dan memperbaiki rutinitas yang kurang tepat.

2. Mengatur prioritas kegiatan, seperti menempatkan belajar dan persiapan sekolah di urutan utama.

3. Membuat kontrak perilaku, berisi komitmen untuk tidak lagi terlambat dengan mengubah kebiasaan buruk seperti begadang, dan mempersiapkan buku pelajaran sebelum tidur.

Siswa pun sepakat bahwa dia akan mencoba bangun lebih awal, tepatnya pukul 4 pagi, untuk melaksanakan salat Subuh dan mempersiapkan diri berangkat ke sekolah tepat waktu.

Baca Juga: Pahami Aturan UKIN, Jenis Penilaian Hingga Tata Cara, Hati-hati Sanksi Pelanggaran Bisa Langsung Dinyatakan Tidak Lulus UKPPPG

Dia juga akan mengurangi penggunaan handphone pada malam hari agar bisa tidur maksimal pukul 10 malam.

Demikian alur video dengan materi Konseling Individu menggunakan Teknik Self-Management.

Alur akhir dari video adalah tercapainnya tujuan siswa menyadari pentingnya manajemen waktu yang baik dan berjanji untuk melakukan perubahan.

Siswa juga memahami dampak buruk dari begadang, baik terhadap prestasi di sekolah maupun kondisi fisiknya.

Guru BK memberikan waktu dua minggu untuk melihat perubahan perilaku siswa. Jika berhasil, siswa akan diberikan apresiasi, namun jika tidak, akan ada konsekuensi yang lebih tegas.

Siswa telah menunjukkan komitmen melalui kontrak perilaku yang ia tulis, di mana ia berjanji untuk mengatur waktu lebih baik dan tidak terlambat lagi ke sekolah.

Kesimpulannya, manajemen waktu yang baik adalah kunci untuk mencegah keterlambatan dan menjaga performa akademik di sekolah.

Siswa diharapkan berperilaku lebih positif dalam mengelola waktu dengan bijak.

Baca Juga: 10 Contoh STUDI KASUS di UKPPPG Guru Tertentu Topik PENGELOLAAN KELAS, Beragam Mapel dan Solusi, Dilengkapi JUMLAH KATA Maksimal 500 Kata

Sebagai gambaran, berikut bisa disaksikan contoh video UKin untuk Konseling Individu dengan Teknik Self-Management. Klik:

1. [CONTOH VIDEO 1]

2. [CONTOH VIDEO 2]

3. [CONTOH VIDEO 3]

Demikian gambaran alur video uji kinerja (Ukin) yang menghadirkan konseling individu.***