POJOKSATU.id - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu 2024 dinilai mencapai keberhasilan dan kesiapan setelah melihat pelaksanaan tahap Piloting PPG Guru Tertentu.
Seperti diketahui, tahun ini pelaksanaan Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 1 dan 2 telah berhasil dilaksanakan dan bisa mengatasi berbagai tantangan yang ada dengan solusi yang efektif.
Dalam Live IG NgoPi Bareng Bu Nunuk pada Kamis (19/9/2024) pukul 16.30 WIT atau pukul 14.30 WIB, Dirjen GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani membahas secara khusus mengenai PPG bagi Guru Tertentu dan Pelaksanaan Seleksi Administrasi PPG 2024.
Sempat ditemani Kepala BGP Provinsi Papua, Fatkurohmah, Nunuk langsung live dari Titik Nol Merauke-Sabang.
"Ketika kita sudah mengetahui dari 91.866 peserta piloting tahap 1 dan 214.180 orang di piloting tahap 2 sudah berjalan dengan baik, kali ini kita sudah mulai melaksanakan PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Tim PPG sudah cukup siap untuk melaksanakan PPG Guru Tertentu , dan kami memandang harus selesai di tahun ini, karenanya kami sudah diluncurkan kemarin," ungkap Nunuk.
Peluncuran Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2024 yang diumumkan pada 17 September 2024 mulai melakukan pemanggilan bagi 301.552 peserta yang sudah diberi notifikasi melalui akun SIMPKB masing-masing.
"Yang sudah memenuhi persyaratan administrasi, tentu yang dipanggil itu sebanyak 282.072 orang. Sisa dari piloting 1 dan 2 dan sudah mengikuti seleksi administrasi di tahun 2023. Juga ada 19.480 orang yang sudah lulus seleksi administrasi sebelum 2023," terang Nunuk.
Ia mengingatkan agar para guru yang belum terpanggil atau belum mendapatkan notifikasi, terus melakukan pemantauan di SIMPKB masing-masing. "Barangkali saat ini masih dalam proses pemanggilan," imbuhnya.
Nunuk juga menegaskan sasaran peserta PPG Guru Tertentu 2024 adalah peserta yang harus sudah terdaftar di Dapodik dengan status aktif mengajar pada tahun ajaran 2023-2024 dan belum memiliki sertifikat pendidik.
Selain itu, peserta juga harus lulus seleksi administrasi baik di tahun 2023 maupun sebelumnya dan bidang studi harus tersedia di 131 LPTK penyelenggara.
"Bapak ibu diharapkan mengecek status validitas Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui SIMPKB atau Info GTK. Perbaiki ketidakvalidan NIK melalui aplikasi verval PTK atau memperbaiki secara mandiri di aplikasi Dapodik melalui operator sekolah masing-masing," jelas Nunuk.
Selanjutnya, peserta yang terpanggil diminta melakukan lapor diri secara daring setelah menerima pemanggilan melalui LPTK penyelenggara. Lakukan konfirmasi kesediaan di SIMPKB untuk mengonfirmasi kesediaan mengikuti program dan ikuti pembelajaran mandiri melalui platform Merdeka Mengajar sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
"Saya tekankan lagi, yang perlu diperhatikan peserta PPG yaitu jangan lupa konfirmasi kesediaan dengan cara klik 'Bersedia' di SIMPKB, lakukan lapor diri dengan cara unggah berkas secara daring ke laman LPTK. Semuanya daring ya, tidak ada yang harus datang ke LPTK-nya," beber Nunuk.
Ia menuturkan, peserta yang belum terpanggil dalam Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 3 tahun 2024 adalah mereka yang belum lulus seleksi administrasi tahun 2023.
Nunuk menyebutkan seleksi administrasi tersebut akan segera dilaksanakan. "Segera akan kami update kapan tanggalnya," ujar Nunuk.
Dijelaskan juga, bagi guru yang telah mengikuti seleksi administrasi di tahun 2022 namun terlambat melakukan daftar ulang pada tahun 2023, diminta untuk bersabar dan tetap memantau informasi terbaru mengenai seleksi administrasi.
Baca Juga: Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 3 Dimulai, Begini Cara Konfirmasi, Pastikan Data dengan Benar
Karena itu, bagi yang belum terdaftar atau belum lulus seleksi administrasi di tahun 2023, masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi administrasi tahun 2024 yang akan segera dibuka.
"Supaya bisa terpanggil sebagai sasaran peserta di tahun 2025 nanti," jelas Nunuk.
Ia pun meminta agar pantau akun SIMPKB dan laman resmi PPG untuk informasi terbaru. ***




