POJOKSATU.id, MEDAN— Kasus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Madina 2023 terus bergulir usai 6 tersangka ditahan Kejati Sumut sejak Jumat (2/8) lalu dari pelimpahan Poldasu.
Kali ini aliansi mahasiswa dan pemuda Mandailing Natal yang tergabung dalam AMP2K melayangkan 12 tuntutan ke Polda Sumut terkait penanganan kasus PPPK Madina 2023.
Salah satu tuntutan mereka meminta Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto untuk memeriksa seluruh anggota DPRD Madina terkait kasus pemerasan atau suap PPPK 2023 Madina.
Menurut AMP2K, diduga hampir 80 persen anggota DPRD Madina terlibat kasus pemerasan atau suap PPPK 2023 ini.
Baca Juga: Demo di Kejagung, Aliansi Ampera Desak Airlangga Hartarto Diperiksa Kembali Soal Dugaan Korupsi
Sebanyak 12 tuntutan ini disampaikan di depan pintu gerbang Polda Sumut saat AMP2K menggelar demo atau unjuk rasa, Selasa (6/8/2024) lalu.
“Kami inginkan proses hukum tetap dilanjutkan atas dugaan permainan PPPK 2023 terhadap siapapun yang terlibat atas dugaan suap PPPK 2023,” kata Pajarur Rohman, saat menyampaikan orasinya di depan kantor Mapolda Sumut, Selasa.
“Jangan ada yang ditutup-tutupi sehingga rakyat tahu siapa yang telah mendzolimi para pelamar PPPK 2023. Karna kami menduga masih banyak yang ikut serta dalang permainan PPPK yang belum tersentuh oleh hukum," jelas Pajarur Rohman lagi.
Saat demo berlangsung, AMP2K diterima oleh perwakilan Unit Tipikor Polda Sumut. Salah satu petugas Polda Sumut ini mengatakan bahwa proses hukum kasus ini sedang berlanjut, dimana 6 tersangka sudah dilimpahkan ke Kejatisu dan 1 tersangka masih dalam proses penyidikan.
Berikut 12 tuntutan aksi mahasiswa dan pemuda Madina yang tergabung dalam AMP2K di depan Polda Sumut.
Baca Juga: Madina Care Minta Pemkab Madina Blacklist dr AK di Penerimaan PPPK 2024
1. Meminta kepada Kapolda Sumut untuk memeriksa Bupati Madina dengan serius dan transparansi karna diduga kuat Bupati adalah salah satu dalang kasus pemerasan dan penerima suap cash serta abuse of power CASN PPPK madina 2023.
2. Meminta kepada Kapolda Sumut memeriksa Wakil Bupati Madina karena diduga ikut serta dalam kasus pemerasan dan penerima suap cash serta abuse of power CASN PPPK Madina 2023, salah satu bukti ikutnya saudara kandung Wakil Bupati dalam seleksi CASN PPPK Madina 2023 yang kasus itu belum selesai hingga hari ini.
3. Meminta Kapolda sumut untuk memeriksa Kadis, Kabid, Kasi dan Staf di lingkungan Dinas Kesehatan Madina terkait dugaan keterlibatan kasus pemerasan/suap PPPK 2023 Madina.
4. Meminta Kapolda Sumut untuk memeriksa semua ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Madina terkait dugaan keterlibatan kasus pemerasan/suap PPPK 2023 Madina.
Baca Juga: Tak Sekadar Jabat Asisten Manajer PSMS, Saktiawan Sinaga Didapuk Menjalani Tugas Penting Ini
5. Meminta APH untuk serius dalam memeriksa dugaan kasus suap PPPK Madina 2023 baik Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Madina, Kepala Dinas dan oknum-oknum lainnya.
6. Meminta Kapolda Sumut untuk memeriksa seluruh anggota DPRD Madina terkait dugaan keterlibatan kasus Pemerasan/suap PPPK 2023 Madina. Karena diduga hampir 80% anggota DPRD Madina terlibat kasus pemerasan/suap PPPK 2023 Madina.
7. Meminta APH untuk memberikan tranparansi hukum pada kasus PPPK Madina 2023 atas tersangkanya Kadis Pendidikan, Kepala BKD dan oknum lainnya serta Ketua DPRD Madina.
8. Meminta kepada APH untuk serius dan transparansi dalam menangani proses hukum dugaan kasus suap PPPK Madina 2023 terhadap Ketua DPRD Madina yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
9. Mendesak Kapolda Sumut untuk menangkap dan menahan Ketua DPRD Madina yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap PPPK Madina 2023.
10. Meminta Kapolda Sumut untuk memeriksa Staf Ahli Ketua DPRD Madina karena diduga kuat ikut serta dalam kasus suap PPPK Madina 2023.
11. Meminta Kapolda Sumut untuk jangan lamban dan jangan ada yang ditutup-tutupi siapapun yang terlibat tangkap dan proses hukum sesui ketentuan hukum yang berlaku di Repuklik Indonesia.
12. Meminta Kepada Kapolda Sumut untuk memeriksa Kabid Dikdas Pendidikan karena diduga kuat ikut serta dalam kasus suap PPPK Madina 2023. ***




