POJOKSATU.id, UNIVERSITAS Indonesia (UI) merilis pernyataan terkait munculnya beragam isu terkait pelaksanaan SIMAK UI yang muncul hampir setiap tahun.

Dan, tahun ini pun Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI menerima banyak pertanyaan mengenai berbagai isu SIMAK UI yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

Di antara isu tersebut, yang paling meresahkan dan merusak konsentrasi para calon mahasiswa baru adalah kabar akan adanya pihak-pihak yang mengaku dapat membantu seseorang untuk diterima masuk ke UI melalui “praktik perjokian” pada saat ujian dan melalui “bantuan orang dalam”. Tidak jarang pihak yang menawarkan bantuan tersebut juga mengaku sebagai “orang dalam UI”.

Seperti diketahui, Simak-UI atau Seleksi Masuk UI adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI.

Baca Juga: Jurusan IPA IPS dan Bahasa di SMA Dihapus Kemdikbud, Ini Penggantinya, Netizen: SK CPNS Dosen 2023 aja Gak Beres

Program pendidikan yang dibuka pada SIMAK UI mulai dari Program Vokasi (D3 dan D4), Sarjana, Sarjana Kelas Internasional, Sarjana dengan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor.

UI memastikan selalu mempertimbangkan dan memperhatikan dengan cermat kemungkinan terjadinya ketidakjujuran dalam menyelenggarakan seleksi mandiri, UI .

Di antara beberapa tindakan dan mekanisme antisipatif yang diterapkan adalah penggunaan gabungan skor UTBK dan skor SIMAK (50% skor UTBK dan 50% skor SIMAK) dalam penentuan kelulusan seseorang melalui jalur seleksi mandiri untuk Kelas Reguler.

UI juga memperhatikan kewajaran dan konsistensi skor yang diperoleh seorang peserta seleksi pada saat mengikuti UTBK dan pada saat mengikuti SIMAK. Selain itu, UI juga memiliki mekanisme untuk meminimalkan potensi kecurangan yang dilakukan peserta ujian dalam mengikuti SIMAK.

Baca Juga: DIBUTUHKAN 180 Ribu Guru Bahasa Inggris di CPNS, PKG Bahasa Inggris Perpanjang Pendaftaran Calon Peserta Hingga 20 Juli

Dalam hal seleksi mandiri Kelas Khusus Internasional FKUI, mereka yang dinyatakan lulus Ujian Tulis SIMAK UI, harus mengikuti 2 tes berikutnya, yaitu MMPI dan MMI.

Dengan tahapan tes seperti ini adalah hal yang lazim terjadi jika seorang peserta dengan skor SIMAK Online yang tinggi akhirnya tidak lulus karena hasil tes MMPI dan MMI yang tidak baik atau kalah baik dibanding peserta lain.

"Jika masyarakat menemukan atau mengetahui oknum yang melakukan atau mencoba melakukan segala bentuk ketidakjujuran dan kecurangan, dapat melaporkannya secara resmi kepada UI agar dapat ditindaklanjuti. Jika memang terbukti melakukan ketidakjujuran atau kecurangan, maka UI akan mengambil tindakan yang sesuai," demikian pernyataan UI yang dikutip dari laman resmi kampus.

UI juga menyampaikan bahwa pengumuman hasil SIMAK UI untuk Program Sarjana dan Vokasi Reguler akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2024 yang akan datang.

Baca Juga: Papa Dali Trending usai Jennifer Coppen Umumkan Sang Suami Meninggal Dunia, Netizen Ikut Berduka, Ingat Janji Mau Unggah Video Mukbang Bareng Kamari

"Kami berterima kasih atas berbagai pertanyaan dan masukan masyarakat terkait seleksi mandiri yang kami selenggarakan. Semua itu merupakan perwujudan kepedulian, harapan, dan juga kepercayaan masyarakat terhadap UI," jelas UI.

UI menegaskan bersungguh-sungguh berusaha menjaga kepercayaan masyarakat dengan secara teguh menerapkan 9 Nilai UI yang di antaranya adalah Kejujuran dan Ketepercayaan.

"Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua dari hal dan perbuatan yang tercela," tutup UI. ***