POJOKSATU.id, NAMA Dea Rachma jadi perbincangan publik usai alumni kampus ternama Universitas Gadja Mada (UGM) ini membagikan kisahnya sebagai cleaning service di Australia.
Netizen banyak yang menyayangkan keputusan Dea Rachma, karena dia alumni UGM yang lulus dengan nilai cumlaude.
Namun, Dea Rachma menanggapi santai semua omongan publik. Dia memastikan pilihannya bekerja di Australia adalah yang terbaik.
Baca Juga: Fakta-fakta Baru Dimas Yonathan Tarigan Guru SMK Sangkuriang 1 Cimahi Bunuh Diri di Flyover Cimindi
"Ternyata lulusan UGM enggak menjamin kerja bagus ya”, “nggak sayang kuliahnya?” “Jauh-jauh ke Australia loh” “Oh cuma tukang bersih-bersih ya”. Ada sesuatu yang lebih mahal dari barang mewah, apa itu? Pengalaman. Yang bahkan nggak bisa dibeli dengan uang," tulisnya yang akun Instagram-nya @dearaleyden.
Dea bekerja di negeri Kangguru sebagai pemegang WHV yaitu Working Holiday Visa yang memungkinkan seorang warga negara tinggal di negara lain untuk berlibur sambil bekerja.
Dea mengatakan sekarang ini, dirinya lagi menikmati perjalanannya di sini dengan menjalani kesempatan yang didapatkannya meski bekerja sebagai cleaning service.
"Kita enggak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya, jadi nikmatin momen yang ada sekarang, karena waktu enggak bisa diulang," sebutnya.
Dea menekankan dirinya saat ini memang kerja full time sebagai cleaner. Namun, meski begitu dia menegaskan hal tersebut tidak menghilangkan value-nya sebagai lulusan UGM.
"My degree still sticks with me, karena bagaimana pun, aku pernah menempuh pendidikan di UGM dan alhamdulillah lulus," tegasnya.
Dia menjelaskan salah satu alasan mengapa mengambil kerjaan sebagai cleaner.
"Ini adalah untuk extend visa ku di Australia, karena aku mau memaksimalkan kesempatan yang bisa aku dapat. Sebetulnya aku bisa aja ambil kerjaan yang selaras dengan backgroundku, tapi saat itu aku dapat offer kerjaan ini, dan ini tantangan baru buatku, untuk keluar dari zona nyaman," ungkapnya.
Pun, dia memastikan keputusannya saat ini tidak disesalinya.
"Aku mensyukuri apa yang aku dapat saat ini. Semoga, kalian juga bisa mendapatkan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru di luar zona nyaman kalian ya!," tukasnya.
Dia juga menyemangati publik bahwa tidak ada ilmu yang sia-sia. Dea tak ingin netizen jadi meremehkan Pendidikan gegara keputusannya saat ini.
Baca Juga: Gundah Marah
"Dan untuk informasi, visa yang aku gunakan sekarang adalah Working Holiday Visa. Dimana syarat utamanya adalah kuliah. Minimal pendidikan S1 / D3 atau minimal kuliah semester 4," jelasnya.
"Menurutku, nggak ada kuliah yang sia-sia, apapun pekerjaanmu nantinya. Jadi semangat belajarnya! Semangat ngejar mimpinya! I’m rooting for you!," pungkasnya. ***



