POJOKSATU.id — Registrasi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024 telah dibuka hari ini dan akan berlangsung hingga 15 Juni 2024.
Proses pendaftaran dilakukan secara online di https://um.ptkin.ac.id. UM-PTKIN adalah metode seleksi yang menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di semua Perguruan Tinggi Keagamaan di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2024, Nyayu Khodijah, menjelaskan bahwa siswa lulusan 2022, 2023, dan 2024 dari MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS atau sejenisnya dapat mengikuti seleksi UM-PTKIN 2024.
Baca Juga: Ingin Cepat Dapat Kerja, Inilah Keunggulan Kuliah di Sekolah Vokasi UGM
Lulusan 2022 dan 2023 harus memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), sedangkan lulusan 2024 hanya perlu memiliki salah satu dari SKL/Pengumuman Lulus/KTP/Kartu Siswa.
Nyayu Khodijah, yang juga Rektor UIN Raden Fatah Palembang, mengajak seluruh siswa lulusan 2022, 2023, dan 2024 di Indonesia untuk mendaftar kuliah di PTKIN melalui jalur UM-PTKIN.
Menurutnya, PTKIN memberikan keunggulan bagi mahasiswa dengan fokus pada keahlian atau bidang ilmu profesional dengan nilai-nilai keagamaan. Alumni PTKIN juga memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja.
Baca Juga: Ingin Beli Motor KLX Bekas? Simak Tips Berikut Ini Agar Tidak Salah Pilih
"Menurut sumber Sakerna, Februari 2023, lulusan PT Keagamaan yang terserap dalam pekerjaan dengan kategori keahlian tinggi mencapai 65,35%, angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan PT Umum (54,00%).
Kategori keahlian tinggi ini meliputi manajer, profesional, serta teknisi dan asisten profesional (Kementerian PP/Bappenas, Evaluasi Paruh Waktu RPJMN 2020-2024 Lingkup Pendidikan Tinggi Keagamaan, Januari 2024)," ujar Nyayu Khodijah di Palembang pada Rabu (17/4/2024).
Jadwal Pelaksanaan
1. Pendaftaran/Pembayaran: 17 April 2024 pukul 08.00 WIB – 15 Juni 2024 pukul 15.00 WIB
2. Finalisasi Pendaftaran: 17 April 2024 pukul 08.00 WIB – 19 Juni 2024 pukul 15.00 WIB
3. Cetak Kartu Peserta Ujian SSE UM-PTKIN: Mulai 21 April 2024 pukul 08.00 WIB
“Peserta UM-PTKIN diperbolehkan memilih tiga program studi pada PTKIN/PTN dan PTKIN/PTN sebagai titik lokasi ujian. Peserta dinyatakan selesai melakukan pendaftaran jika sudah melakukan finalisasi dan mencetak kartu peserta ujian,” jelas Nyayu Khadijah.
4. Pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN: 24 Juni – 30 Juni 2024. Pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN tercantum pada masing-masing Kartu Peserta Ujian dan dilaksanakan pada PTKIN/PTN Titik Lokasi Ujian yang dipilih oleh Peserta dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
5. Pengumuman: 8 Juli 2024
Ketentuan Umum
1. Siswa dari Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS atau sejenisnya yang lulus tahun 2022, 2023, dan 2024 memiliki hak untuk mendaftar.
2. Lulusan tahun 2022 dan 2023 harus memiliki Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL), sedangkan lulusan 2024 harus memiliki salah satu dari Surat Keterangan Lulus (SKL)/Pengumuman Lulus/KTP/Kartu Siswa.
3. Peserta harus memiliki: Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Email aktif yang dapat dihubungi, dan Nomor WhatsApp aktif yang dapat dihubungi.
4. Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui situs https://um.ptkin.ac.id.
5. Biaya pendaftaran dibayarkan melalui bank yang ditentukan oleh Panitia Nasional.
6. Peserta dapat memilih hingga 3 (tiga) Program Studi di PTKIN/PTN.
7. Peserta juga harus memilih PTKIN/PTN sebagai lokasi ujian.
8. Pendaftaran dianggap selesai setelah peserta melakukan Finalisasi Pendaftaran.
Biaya Pendaftaran
Biaya pendaftaran sebesar Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika transaksi menggunakan bank selain Bank Mandiri.
Alur Pendaftaran
1. Calon peserta perlu mendaftar Akun UM-PTKIN dengan memilih opsi "Daftar Bagi Calon Pendaftar yang memiliki NISN dan belum memiliki akun SPAN-PTKIN." Username dan Password akan diberikan setelah pendaftaran dan dikirim melalui email yang diisi saat pendaftaran akun UM-PTKIN.
2. Setelah mendapatkan username dan password, calon peserta dapat login menggunakan Username/NISN dan Password.
3. Selanjutnya, calon peserta perlu mengisi biodata secara online di https://um.ptkin.ac.id/ atau menggunakan aplikasi mobile Android UM-PTKIN 2024 hingga mendapatkan INVOICE dan nomor VA (Virtual Account), serta informasi mengenai nominal yang harus dibayarkan dan tata cara pembayaran.
4. Proses pembayaran dilakukan melalui Channel Pembayaran Bank Mandiri atau Bank lain dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Jika melalui Bank Mandiri, pembayaran dapat dilakukan di seluruh Teller Kantor Cabang Bank Mandiri, ATM Bank Mandiri, atau LIVIN by Mandiri dengan menunjukkan/memasukkan nomor VA/Kode Bayar.
b) Jika menggunakan Bank lain, pembayaran dapat dilakukan melalui ATM Bank lain, atau Transfer dengan Nomor Rekening tujuan ke VA (Virtual Account) melalui Bank Non-Mandiri di seluruh Indonesia yang mendukung transfer antar bank dengan nomor VA (Virtual Account) sebagai nomor rekening tujuan. (dengan biaya tambahan tergantung mitra bank).
5. Setelah melakukan pembayaran, peserta akan mendapatkan bukti pembayaran. Biaya seleksi yang sudah dibayar tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.
6. Calon peserta kemudian melanjutkan pendaftaran online di https://um.ptkin.ac.id/ atau menggunakan aplikasi mobile Android UM-PTKIN 2024 dengan memeriksa status pembayaran, memilih program studi, dan PTKIN/PTN titik lokasi ujian, kemudian mencetak kartu peserta ujian.
7. Terakhir, peserta mengikuti ujian SSE UM-PTKIN pada PTKIN/PTN titik lokasi ujian yang telah dipilih sebelumnya.
Materi Ujian
1. Penalaran Akademik (PA) dalam TPA memiliki tiga bagian:
a) Penalaran Verbal, yang menguji kemampuan pemahaman tulisan dan ketrampilan bahasa dalam struktur dan aturan bahasa, baik kata, kalimat, maupun narasi.
b) Penalaran Gambar, yang menguji kemampuan dalam menvisualisasikan dan memahami objek atau simbol secara abstrak, sering digunakan untuk memprediksi kreativitas.
c) Penalaran Kuantitatif, yang menguji kemampuan menerapkan konsep hitungan, logika angka, dan simbol numerical dalam pemecahan masalah secara sistematis. Tes ini memiliki konteks umum dalam penalaran "gambar" dan kaitannya dengan aspek kehidupan sehari-hari seperti keindonesiaan, keislaman, sains dan teknologi, pendidikan, kesehatan, ekonomi, bisnis, serta seni budaya dan olahraga.
2. Penalaran Matematika menguji kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis bacaan sederhana, serta menggunakan penalaran untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari dengan menerapkan konsep, prosedur, dan fakta matematika. Materi ini dijelaskan melalui berbagai representasi grafik, tabel, atau bagan untuk memprediksi dan mengambil keputusan yang diperlukan dalam menghadapi tuntutan hidup saat ini.
3. Literasi membaca mengukur kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab dalam konteks sosio-humaniora serta sains. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan dunia yang produktif dan proporsional.
4. Literasi Ajaran Islam mengukur kemampuan dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis materi ajaran Islam seperti Al-Quran, Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Hal ini dilakukan dalam konteks personal, masyarakat, global, dan moderasi untuk mewujudkan masyarakat madani. Literasi ajaran Islam ini penting untuk membentuk kepribadian yang baik, memperkuat iman, dan mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan bermasyarakat serta berbangsa.
Pilihan Kampus
1. UIN Sumatera Utara Medan
2. UIN Sultan Syarif Kasim Riau
3. UIN Ar-Raniry Banda Aceh
4. UIN Imam Bonjol Padang
5. UIN Syahada Padangsidimpuan
6. UIN Mahmud Yunus Batusangkar
7. UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi
8. UIN Raden Fatah Palembang
9. UIN Raden Intan Lampung
10. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
11. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
12. UIN Sunan Gunung Djati Bandung
13. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
14. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
15. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
16. UIN Walisongo Semarang
17. UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
18. UIN Raden Mas Said Surakarta
19. UIN Profesor K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
20. UIN Salatiga
21. UIN Sunan Ampel Surabaya
22. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
23. UIN Antasari Banjarmasin
24. UIN Mataram
25. UIN KH.Achmad Siddiq ( KHAS ) Jember
26. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
27. UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
28. UIN Alauddin Makassar
29. UIN Datokarama Palu
30. IAIN Lhokseumawe
31. IAIN Langsa
32. IAIN Takengon
33. IAIN Kerinci
34. IAIN Curup
35. IAIN Metro Lampung
36. IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
37. IAIN Syekh Nurjati Cirebon
38. IAIN Pontianak
39. IAIN Kudus
40. IAIN Madura
41. IAIN Kediri
42. IAIN Ponorogo
43. IAIN Palangka Raya
44. IAIN Sultan Amai Gorontalo
45. IAIN Ambon
46. IAIN Manado
47. IAIN Parepare
48. IAIN Bone
49. IAIN Palopo
50. IAIN Kendari
51. IAIN Ternate
52. IAIN Fattahul Muluk Papua
53. IAIN Sorong
54. STAIN Bengkalis
55. STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh
56. STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau
57. STAIN Mandailing Natal
58. STAIN Majene
59. Universitas Singaperbangsa Karawang
Itulah informasi seputar pendaftaran UM-PTKIN 2024. Semoga informasi ini membantu.***Kayla Alleaigra Winata



