POJOKSATU.id - Rencana pembukaan PPG Prajabatan 2024 diarahkan sebagai persiapan untuk mengganti guru pensiun di tahun 2025.
Kuota sebanyak 59.019 mahasiswa bagi lulusan PPG Prajabatan 2024 disiapkan untuk mengganti total guru pensiun.
PPG Prajabatan 2024 akan memulai perkuliahan pada 11 September 2024, setelah pengumuman hasil seleksi dan proses berikutnya mengganti guru pensiun setelah mendapat sertifikasi.
Para calon guru yang bersiap mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan dirancang khusus bagi lulusan S-1 atau D-IV dari berbagai bidang studi dengan linieritas bidang studi yang tidak terlalu jauh dari tahun sebelumnya.
PPG Prajabatan memberikan kesempatan bagi calon guru untuk mendapatkan sertifikat pendidik yang merupakan syarat wajib untuk mengajar di sekolah negeri maupun swasta sebagai guru profesional.
Hampir sama dengan tahun lalu, tersedia 30 linieritas Bidang Studi PPG Prajabatan yang disediakan untuk PPG Prajabatan tahun 2024 ada 30 bidang studi yang dibuka pada PPG Prajabatan tahun ini, yakni untuk umum, vokasi, dan muatan lokal.
A. Bidang Studi Umum
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
- Bahasa Indonesia
- Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn)
- Matematika
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
- Seni Budaya
- Bimbingan dan Konseling
- Bahasa Jerman
- Bahasa Perancis
- Sejarah
B. Bidang Studi Vokasi
- Pemasaran
- Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
- Teknik Mesin
- Teknik Ketenagalistrikan
- Teknik Elektronika
- Kuliner
- Teknik Konstruksi dan Perumahan
- Busana
- Animasi
- Perhotelan
- Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
- Nautika Kapal Penangkapan Ikan
- Pekerjaan Sosial
- Teknik Geologi Pertambangan
- Informatika
- Pendidikan Luar Biasa
C. Bidang Studi Muatan Lokal
- Bahasa Jawa
- Bahasa Sunda
- Bahasa Bali
Untuk mengecek linearitas program studi dengan program PPG Prajabatan 2024, calon dapat melakukan langkah-langkah berikut:
- Kunjungi laman https://ppg.kemdikbud.go.id/linieritas/ppg-prajabatan
- Masukkan program studi S-1 atau D-IV Anda.
- Klik tombol ‘cek’.
Pendaftaran PPG Prajabatan 2024 dibuka dalam tiga gelombang yaitu:
- Gelombang 1: 31 Mei–25 Juni 2024
- Gelombang 2: Agustus–September 2024
- Gelombang 3: Oktober–November 2024
Berdasarkan informasi dari Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikbud, jadwal pendaftaran PPG Prajabatan 2024 tahap selanjutnya adalah sebagai berikut.
- Registrasi/Log In SIMPKB: 31 Mei–25 Juni 2024
- Seleksi Tahap I: 31 Mei–25 Juni 2024
- Pembayaran Biaya Pendaftaran: 31 Mei–25 Juni 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1: 30 Juni 2024
- Cetak Kartu Peserta: 30 Juni–11 Juli 2024
Para calon mahasiswa PPG Prajabatan 2024 bersiap melakukan pendaftaran atau registrasi dengan linimasa sebagai berikut.
- Registrasi/Log In SIMPKB: 31 Mei – 25 Juni 2024
- Seleksi Tahap I (Data Diri, Esai, Bidang Studi, Lokasi Seleksi): 31 Mei – 25 Juni 2024
- Pembayaran Biaya Pendaftaran: 31 Mei – 25 Juni 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1: 30 Juni 2024
- Cetak Kartu Peserta: 30 Juni - 11 Juli 2024
- Seleksi Tahap 2 (Tes Substantif): 5 - 11 Juli 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 2: 31 Juli 2024
- Pengumuman Jadwal Wawancara: 5 Agustus 2024
- Seleksi Tahap 3 (Wawancara): 7 – 19 Agustus 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3: 24 Agustus 2024
Calon mahasiswa PPG Prajabatan 2024 hendaknya juga mempersiapkan diri dengan baik memenuhi persyaratan umum dan khusus sebagai berikut
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Tidak terdaftar sebagai Guru/Kepala Sekolah pada Dapodik dan Simpatika
- Berusia maksimal 32 tahun pada 31 Desember 2024
- Memiliki ijazah S-1 atau D-IV yang terdaftar pada PD-Dikti
- IPK paling rendah 3,00
- Menandatangani pakta integritas
Persyaratan Khusus:
- Aktif di SIMPATIKA sebagai guru tetap
- Belum menikah (bersedia tidak menikah sampai selesai studi PPG)
- Memiliki Nomor Peserta UKG
Peserta juga diminta untuk mengikuti setiap jadwal yang sudah ditetapkan.
Program PPG Prajabatan terdiri dari 32 SKS Mata Kuliah Inti, 4 SKS Mata Kuliah Selektif, 2 SKS Mata Kuliah Elektif.
Pada Semester 1, pembelajaran dilakukan dengan cara Hybrid Learning yaitu untuk perkuliahan berorientasi praktik (12 SKS), dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Sekolah (6 SKS).
Program lalu Semester 1 berlanjut ke Pengamatan Siswa (Observing Teaching) dan selanjutnya adalah materi Belajar Mengajar Mata Pelajaran (Assisting Teaching).
Pada Semester 2 (Hybrid Learning), akan terdiri dari perkuliahan berorientasi praktik (8 SKS), Proyek Kepemimpinan di Lingkungan Masyarakat (2 SKS), dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Sekolah (8 SKS).
Lalu di Semseter 2 juga dilengkapi Proyek Inovasi Pengajaran (Collaborating Teaching) dan Proyek Studi Kasus Siswa yang Bermasalah (Leading Teaching). ***




