POJOKSATU.id - Perkembangan berbagai style makeup sudah sangat beragam seperti Korean makeup, bold makeup, Japanese makeup, Latina makeup, dan style makeup lainnya. MUA (Makeup Artist) menjadi pilihan pekerjaan bagi yang menyukai bidang makeup ini.

Fransiska Adisti Dwiristiyana atau biasa dipanggil Adisti adalah seorang Make Up Artist (MUA) yang saat ini berusia 21 tahun. Ia berasal dari Bogor yang berkelahiran 16 Desember 2002.

Ia mulai menekuni makeup,khususnya MUA sejak usia 16 tahun saat bersekolah di salah satu sekolah jurusan kecantikan.

Padahal sebenarnya sejak kecil Adisti menekuni di bidang dance atau tari, sehingga saat itu ia pernah bimbang untuk terus menekuni bidang yang telah ia lakukan sejak kecil atau mencoba hal baru seperti makeup dan menjadi seorang MUA.

Baca Juga: Cerita Menarik Hawa Mustika, Mahasiswa IPB Menjadi MUA Sejak Muda, Dari Hobi Jadi Bisnis

Setelah memikirkan prospek ke depannya membuat Adisti berpikir untuk tidak melanjutkan dance untuk sebagai bidang yang akan ia jalani ke depannya.

Ia berpikir untuk mencoba hal baru dan menemukan skill baru. Pada tahun terakhir Sekolah Menengan Pertama akhirnya Ia memilih makeup sebagai bidang baru yang akan ia coba.

Akhirnya ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada bidang kecantikan di salah satu sekolah Kota Bogor. Setelah menjalani pendidikannya Adisti mulai merasa cocok dengan bidang yang baru ia tekuni tersebut dan terus belajar untuk menguasai berbagai teknik makeup.

Akhirnya Adisti mendapatkan pekerjaan pertamanya saat berusia 16 tahun. Ia menerima pekerjaan tersebut selagi ia masih bersekolah.

Baca Juga: Zibran Prasetio, Jangan Sampai Dipulangkan, Buruan Vote Pelajar Asal Bogor yang Lolos Top 7 di X Factor Indonesia Ini!

Klien pertamanya itu ia dapatkan dari Instagram. Kliennya itu mengetahui hasil makeup Adisti setelah ia mulai mengupload hasil makeupnya di media sosial Instagram.

Job pertamanya itu merupakan makeup untuk lamaran yang menurut Adisti saat itu adalah job yang sangat besar untuk anak berusia 16 tahun.

Saat mengetahui job pertamanya itu tentu ia sangat senang walaupun ia cukup panik untuk menerimanya karena saat itu ia masih ada di kelas 10 SMK.

Jadi saat bersekolah Adisti merasa ingin terus mengembangkan kemampuannya sehingga ia memutuskan juga untuk mengikuti kelas makeup di luar sekolahnya.

Dari situlah ia mendapatkan sertifikat pertamanya dan juga beberapa portofolio yang dapat ia upload di media sosialnya.

Baca Juga: Punya Hobi Hiking, Sandria Azzahra Pelajar Asal Bogor Ini Ternyata Siswi Berprestasi yang Cukup Gemilang

Tentu perjalanannya menjadi MUA muda tidak selalu mulus dan lancar. Banyak rintangan yang ia hadapi, seperti klien yang merasa membandingkan hasil makeupnya dengan MUA senior lainnya, klien yang berbohong mengenai acara yang akan diselenggarakan sehingga fee yang didapatkan Adisti tidak sesuai dengan acara klien yang seharusnya.

Tapi dengan berbagai hambatan tersebut membuat Adisti sadar bahwa semua itu bisa ia jadikan pengalaman dan pelajaran untuk ke depannya.

Salah satu pengalaman yang kurang mengenakan tentu saat ia merasa makeupnya dibanding-bandingkan dengan MUA lainnya, bahkan yang saat itu jasa makeupnya hanya sekitar Rp.150 ribu tanpa adanya biaya lainnya seperti makan dan transportasi.

Saat itu tentu uang Rp.150 ribu merupakan nominal yang besar untuk anak sekolah sehingga ia langsung menerima tawaran tersebut dan berangkat ke Jakarta untuk mengambil pekerjaan tersebut.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Liu Yang, Pelajar Asal Tionghoa Juara Olimpiade Fisika Internasional

Tetapi setelah makeup yang ia kerjakan selesai, klien tersebut mengatakan tidak cocok dengan makeup yang Adisti kerjakan dan mulai membandingkan hasilnya dengan MUA senior lainnya yang saat itu ada di sana. 

Lebih tidak mengenakan lagi klien tersebut mengatakannya di depan banyak orang yang mana membuat Adisti menjadi pusat perhatian.

Hal itu menjadi salah satu momen yang membuat Adisti Insecure dengan hasil pekerjaannya.

Adisti mengatakan bahwa setiap klien makeupnya memiliki kesannya masing-masing dan ia merasa puas akan makeupnya ketika klien tersebut bahagia dan mengatakan cocok atau suka dengan hasil makeup yang ia kerjakan.

Selain itu yang membuat ia suka dengan pekerjaannya saat ini yaitu ia merasa senang menjadi bagian dari hari bahagia seseorang yang para kliennya.

Baca Juga: Berhasil Meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Biologi di IPB, Inilah Profil Gadis Sontika Pelajar SMAN 7 Bogor

Setelah mengalami suka duka dari banyaknya pengalaman kerjanya. Saat ini Adisti sudah mendapatkan beberapa pekerjaan besar seperti menjadi makeup artist dari beberapa projek penyanyi lokal salah satunya yaitu Ihsan Tarore.

Di usianya yang masih muda, hal tersebut tentu menjadi kebanggaan dan pencapaian yang sangat besar bagi Adisti.

Sejak Adisti mulai menekuni bidang kecantikan ini, sang mama ikut turut mempelajarinya dan mulai belajar untuk menjadi seorang hairstylist, sehingga saat Adisti mendapatkan pekerjaan sebagai makeup artist maka sang mama akan berperan sebagai hairstylist dari kliennya.

Baca Juga: Mengenal Sosok Bintang Pelajar Siti Fatimah di SMAN 7 Bogor yang Miliki Prestasi Luar Biasa!

Selain terus meningkatkan kemampuan bersama sang mama, Adisti pun juga mulai membranding dirinya di media sosial, karena ia mengatakan bahwa membangun branding itu cukup menjadi tantangan yang besar bagi dirinya.

Ia berkata bahwa seorang makeup artist itu tidak hanya soal skill atau kemampuan makeupnya tapi attitude dan branding diri juga sangat penting.

Tantangan lainnya yang ia rasakan yaitu dimana ia harus bisa mempromosikan dan juga menemukan ciri khas makeup style, sehingga ia ingin saat orang melihat karyanya akan langsung teringat oleh “Adisti Makeup” yang ia bangun untuk membranding dirinya di media sosial.

Dirasa sudah memiliki kemampuan yang memadai, Adisti juga saat ini sudah mulai membuka makeup classnya sendiri.

Baca Juga: Mengenal Dzihan Raisya Ramadhani, Gadis Cantik Pelajar SMK Tarter 1 Bogor Ini Bakatnya Segudang

Makeup class yang ia buka memiliki 2 jenis kelas yaitu self makeup bagi yang ingin belajar untuk makeup pada diri sendiri dengan baik dan ada juga advance makeup class bagi yang ingin belajar menjadi MUA professional seperti makeup lamaran hingga makeup untuk pernikahan.

Bagi para pemula yang ingin terjun bidang kecantikan, Adisti memiliki pesan "dapat sindiran client, ditolak client, harga ditawar sampe dibawah rata-rata adalah hal yg harus dialami sebagai road success Make-Up Artist and keep learning, keep exploring, keep branding yourself and be open minded to every kind of makeup styles”.

Ia berharap bagi para MUA muda untuk tidak mudah menyerah karena akan ada banyaknya hambatan yang adakan dilalui selain itu ia mengatakan untuk terus mencoba hingga bisa menemukan warna atau style makeupnya sendiri.*** Adinda Qothrunnada/Mahasiswi Komunikasi Digital dan Media SV-IPB