POJOKSATU.id, MEDAN—Polda Sumut terus gencar menyelidiki kecurangan dalam seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 di Sumatera Utara.

Usai menetapkan 6 tersangka suap PPPK Mandailing Natal, Polda Sumut kini menetapkan Kadis Pendidikan Batu Bara inisial AH, Sekretaris Disdik (Sekdis) inisial DT dan Kabid Bin Ketenagaan Didsik inisial RZ sebagai tersangka.

Polda Sumut menyebut ketiga pejabat Dinas Pendidikan Batu Bara ini ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis (1/2/2024) lalu.

Baca Juga: Prabowo: Setuju Internet Penting Tapi Makan Gratis Untuk Rakyat Miskin Lebih Penting

"Hasil gelar perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait perbuatan pemerasan atau penerimaan hadiah dalam rangka seleksi pengadaan PPPK jabatan fungsional guru di lingkungan Pemkab Batu Bara TA 2023,” jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi melalui pesan WA, Senin (5/2/2024).

“Polisi menetapkan tersangka terhadap tiga pelaku yang memenuhi dua alat bukti sesuai Pasal 184 KUHAP," katanya lagi.

Kombes Hadi menyebutkan ketiga tersangka suap PPPK Batu Bara 2023 ini adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batubara inisial AH, Sekretaris Disdik inisial DT dan Kabid Bina Ketenagaan Disdik inisial RZ.

Baca Juga: Anies Respon Ganjar: Kita Harus Mengingat Bansos Itu Bantuan Untuk Penerima Bukan Bantuan Untuk Pemberi

Kombes Hadi menyebut ketiganya ditetapkan tersangka sejak Kamis (1/2) sesuai hasil gelar perkara yang dilakukan Polda Sumut.

Hadi belum memerinci lebih jauh mengenai kasus dugaan suap PPPK Batubara 2023 ini.

Namun, dia mengatakan penyelidikan itu dilakukan berdasarkan adanya pengaduan masyarakat (dumas).

Polda Sumut masih terus menyelidiki dugaan kecurangan dalam penerimaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 di Kabupaten Batu Bara.

Sebelumnya, Polda Sumut juga telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap PPPK Mandailing Natal (Madina) 2023.

Enam tersangka ini antara lain Kepala Dinas Pendidikan Madina Dollar Hafrianto Siregar, Kepala BKD Abdul Hamid Nasution, Bendahara Disdik Surni Dalimunte, Kasi Dikdas Heriyansah, Kasubag Umum Isman Batubara, dan Kasi Pendidikan PAUD Disdik Madina Dedi M.***