POJOKSATU.id - Permasalahan gender seakan tidak ada habisnya, banyak isu-isu yang muncul kemudian tertuju pada kesetaraan gender yang dialami antara laki-laki dan perempuan, menanggapi hal itu, Kopri PMII Uika berani untuk angkat suara.
Kopri adalah kependekan dari Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri, yang merupakan sebuah wadah bagi anggota dan kader PMII putri untuk fokus membahas persoalan persoalan dan isu isu tentang perempuan, terlebih soal gender.
Menyikapi persoalan gender yang saat ini tengah menjadi perbincangan banyak orang, melalui kegiatan Sekolah Islam Gender (SIG) maka Kopri PMII Uika sebagai organisasi keperempuan angkat suara.
Hal itu disampaikan langsung oleh ketua Kopri PMII Uika di dalam sambutannya, saat momen pembukaan pelaksanaan SIG, Restu menegaskan, bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pengimplementasian akan kesadaran nilai-nilai keadilan gender, sesuai dengan visi dan misi kopr.
Sekolah Islam Gender (SIG) ini bukan hanya menjadi pendidikan formal pertama yang harus diikuti oleh anggota kopri.
Melainkan ini sebagai bentuk pengimplementasian akan kesadaran nilai-nilai Keadilan Gender sesuai dengan visi dan misi kopri dan juga mengoptimalkan nilai-nilai kesetaraan, keadilan, persamaan derajat antara perempuan dan laki2, baik itu didalam ruang lingkup PMII ataupun dalam bermasyarakat. Tegas Restu.
Tidak cukup sampai disitu Restu pun optimis bahwa pada tahun 2023 ini, Kopri PMII Uika akan berdiri di garda terdepan untuk menolak segala macam bentuk argumen tentang peran kehidupan yang hanya dititik beratkan pada satu pihak, terlepas itu laki laki maupun perempuan.
Seharusnya pada tahun 2023 ini sudah tidak perlu lagi membahas persoalan gender yang tidak ada habisnya, hanya saja kami menekankan bahwa pada tahun ini, Kopri PMII Uika, akan konsisten digarda garda terdepan, untuk menolak segala macam bentuk argumen tentang keterlibatan satu pihak dalam melakukan sesuatu, dalam arti lain, menolak peran atau beban ganda, serta marginalisasi dan kekerasan terhadap perempuan maupun laki2 dalam kehidupan kita hari inidankedepannya Lanjut Restu
.
Selain itu keseriusan Kopri PMII Uika dalam menggapi isu isu tentang gender, juga dibuktikan dengan materi materi yang disampaikan pada momentum SIG tersebut.salah satunya, fiqih perempuan, Al-quran Hadits perspektif gender, citra diri kopri dan materi tentang gender.
Kegiatan SIG yang juga sebagai bentuk respon Kopri PMII Uika menanggapi isu isu tentang gender dilaksanakan pada Sabtu (4/11/2023) hingga Minggu (5/11/2023). di Pondok Pesantren Sunanurrahman
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu mengusung tema "Optimalisasi Nilai Keadilan Gender Dalam Bingkai Pergerakan" yang
diikuti oleh 24 anggota dan kader PMII Uika.
Turut hadir juga, Ketua Kopri Cabang Kota Bogor, Rahmatul Ummah, Ketua Cabang PMII Kota Bogor, Try Rahman Yusuf, Ketua Komisariat PMII Uika, Fajril Miftahul Qirom, serta segenap pengurus rayon yang ada di ruang lingkup PMII Uika.***



