POJOKSATU.id, JAKARTA - Peserta seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus, masih menunggu pengumuman optimalisasi PPPK teknis 2022.

Mereka berharap nama mereka muncul dalam pengumuman optimalisasi PPPK teknis 2022 untuk diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) PPPK.

Sejatinya pengumuman optimalisasi PPPK teknis 2022, termasuk PPPK Kemenag 2022 dilaksanakan pada Jumat, 1 September 2023. Namun hingga Minggu, 3 September hasil optimalisasi belum juga diumumkan.

Baca Juga: Estimasi Gaji PPPK Setelah Naik 8 Persen, Bakal Terima Gapok Rp 7,3 Juta Per Bulan

Para peserta seleksi kemudian menghubungi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui media sosial resminya.

Mereka mempertanyakan alasan penundaan pengumuman reformulasi PPPK. Mereka juga menanyakan kapan optimalisasi atau reformulasi PPPK 2022 diumumkan.

Menjawab hal itu, BKN mengatakan pengumuman refomulasi PPPK berlangsung secara bertahap oleh instansi yang dilamar.

Baca Juga: Gaji PPPK Dibayar Hari Pertama Kerja, Ini Tabel Gaji P3K 2023

"Pengumuman akan berlangsung secara bertahap oleh masing-masing instansi yang dilamar," kata BKN melalui akun resminya @bkngoidofficial, dikutp Pojoksatu.id, Minggu 3 September 2023.

Selain itu, pengumuman reformulasi PPPK juga akan diumumkan melalui akun masing-masing peserta di SSCASN BKN.

"Kamu juga bisa cek berkala laman informasi instansi dan apabila instansi sudah menyelesaikan secara menyeluruh maka pelamar bisa mengecek akunnya masing-masing.

Baca Juga: Tabel Gaji PNS Lulusan S1 Setelah Naik 8 Persen, Tukin Rp 9,8 Juta Per Bulan

"Demikian update yang dapat kami sampai sebagai admin biasa yang mencoba memastikan adanuya jawaban dari banyaknya pertanyaan serupa dari #SobatBKN hari ini," tambahnya.

Optimalisasi PPPK 2022 merupakan kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) untuk memaksimalkan pengisian formasi jabatan yang belum terisi.

Optimalisasi PPPK 2022 ditetapkan melalui Keputusan MenpanRB (KepmenpanRB) Nomor 571 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pengisian Kebutuhan Jabatan Fungsional Teknis pada Pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2022.

Optimalisasi pengisian formasi PPPK tersebut diprioritaskan bagi eks tenaga honorer kategori dua (THK-II) dan non-ASN.

Salah satu instansi yang mendapatkan kuota terbanyak optimalisasi PPPK (P3K) adalah Kementerian Agama (Kemenag) sebanyak 9.218 kuota.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan terima kasih kepada Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas yang telah melakukan reformulasi pengisian kebutuhan jabatan PPPK Kemenag 2022.

Menurutnya, reformulasi adalah bentuk afirmasi untuk keadilan dan penghargaan bagi peserta yang sudah membantu banyak program di Kemenag.

“Kita harus menyampaikan terima kasih kepada Menteri PANRB terkait dengan kebijakan beliau atas PPPK sehingga yang awalnya itu lulus sebanyak 29 ribu, kemudian oleh Pak Menteri PANRB mendapatkan optimalisasi menjadi 38.287 orang yang bisa diloloskan pada tahun 2022,” ujar Yaqut pada awal Agustus lalu. ***