POJOKSATU.id, Jakarta — Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara, tetap aman.

Stok pada sejumlah lembaga penyalur resmi di kawasan tersebut disebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, mengatakan pelayanan BBM bagi nelayan di Muara Angke saat ini tetap berjalan melalui tiga lembaga penyalur.

Baca Juga: Gratis Download Perangkat Ajar SD SMP SMA Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Lengkap Supervisi Akademik

“Berdasarkan informasi kondisi terkini, stok BBM di lembaga penyalur yang melayani kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut dalam kondisi mencukupi untuk pelayanan,” kata Reno dalam keterangannya, Selasa (8/9).

Tiga lembaga penyalur yang melayani kebutuhan BBM nelayan tersebut terdiri atas SPBU Nelayan 38.144.25 dan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bungker (SPBB), yakni 37.011.5 serta 37.011.2.

Ketiganya merupakan bagian dari jaringan resmi yang melayani kebutuhan BBM nelayan di Muara Angke dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga: Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Reno menjelaskan, penyaluran BBM tetap dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Untuk nelayan, salah satu persyaratan pembelian BBM adalah Surat Rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP).

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga tengah mendorong agar akses BBM di wilayah kepulauan ikut diperluas. Salah satunya melalui usulan agar Kepulauan Seribu masuk dalam program BBM Satu Harga.

Baca Juga: Akun belajar.id Guru SD Kena Pesan Spam, Jangan Klik Link! Ini Langkah yang Harus Dilakukan

Menurut Reno, pembahasan mengenai hal tersebut telah dilakukan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan BPH Migas.

Kondisi geografis menjadi salah satu pertimbangan karena Kepulauan Seribu hingga kini belum memiliki lembaga penyalur BBM berupa SPBU.

“Hal tersebut mempertimbangkan kondisi geografis Kepulauan Seribu yang hingga saat ini belum memiliki lembaga penyalur BBM berupa SPBU,” ujar Reno.

Baca Juga: 10 September 2026 Batas Cut Off Data TPG, Guru Diminta Segera Cek Dapodik dan Info GTK

Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan Pertamina Patra Niaga terhadap program pemerintah untuk memperluas akses dan meningkatkan pelayanan BBM, terutama bagi masyarakat pesisir dan nelayan.

Pertamina Patra Niaga juga akan terus memantau kondisi stok di lembaga penyalur resmi. Monitoring dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan nelayan dapat terpenuhi sesuai ketentuan, alokasi, serta mekanisme yang berlaku.

“Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok di lembaga penyalur resmi untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan nelayan dapat terpenuhi,” kata Reno.

Baca Juga: Resmi Terbit, Surat Edaran Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2026 Jadi Pedoman Baru Manajemen ASN!

Bagi masyarakat atau nelayan yang ingin menyampaikan informasi maupun laporan terkait pelayanan dan penyaluran BBM, Pertamina menyediakan Pertamina Contact Center 135 serta email [email protected].***