KARAWANG, Pojoksatu.ID – Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lemahmukti, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, mulai makin panas.

Petahana H Damung resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia Pilkades sebagai bakal calon kepala desa untuk periode 2026–2034.

Dengan pengalaman memimpin selama periode sebelumnya, H Damung kembali maju membawa sejumlah catatan pembangunan yang menurutnya telah berhasil direalisasikan selama menjabat.

H Damung menyebut, selama delapan tahun memimpin Desa Lemahmukti, dirinya mengaku tidak pernah tersandung persoalan hukum, baik pidana maupun perdata.

“Dalam menjabat selama delapan tahun, saya tidak pernah bersentuhan dengan yang namanya hukum pidana ataupun perdata,” ujar H Damung.

Bukan cuma soal administrasi pemerintahan, H Damung juga menyoroti pembangunan infrastruktur yang menurutnya berjalan dan terealisasi dengan baik.

Salah satu yang dianggap cukup penting bagi masyarakat adalah pembangunan bak bagi Cikamirin yang selama ini dibutuhkan para petani untuk mendukung pengairan lahan persawahan.

“Alhamdulillah, untuk pembangunan infrastruktur semuanya terealisasi dengan baik. Bahkan untuk bak bagi Cikamirin yang dibutuhkan para petani, yang bisa mengairi persawahan dengan luas kurang lebih 100 hektare, sudah selesai terealisasi,” katanya.

Tak berhenti di situ, H Damung juga membawa catatan hasil pemeriksaan khusus atau riksus Desa Lemahmukti.

Menurutnya, proses pemeriksaan tersebut telah rampung dan Desa Lemahmukti bahkan menjadi salah satu desa yang mendapat perhatian dalam penyerahan hasil riksus tersebut.

“Hasil riksus pun sudah rampung. Bahkan Desa Lemahmukti menjadi desa simbolis atas hasil riksus yang diserahkan langsung oleh Kepala Inspektorat Karawang kepada Pemdes melalui perwakilan kepala desa Lemahmukti,” ungkapnya.

Dengan resmi diserahkannya berkas pendaftaran, H Damung kini kembali masuk dalam arena kontestasi Pilkades Lemahmukti 2026.

Bagi H Damung, pengalaman delapan tahun memimpin menjadi bekal untuk melanjutkan berbagai program yang dinilai masih dibutuhkan masyarakat.

Kini, bola berada di tangan panitia dan masyarakat Lemahmukti untuk menentukan siapa yang nantinya dipercaya memimpin desa hingga 2034.

Pilkades Lemahmukti pun dipastikan bakal makin menarik. Petahana sudah gas duluan, tinggal menunggu siapa yang siap menjadi penantang.**