POJOKSATU.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menghadirkan inovasi edukasi melalui Rail Library dalam rangkaian kegiatan bakti sosial Rail Clinic di Cipunegara, Kabupaten Subang, Rabu (24/6/2026).
Kehadiran kereta perpustakaan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian KAI dalam meningkatkan minat baca serta memberikan edukasi kepada generasi muda, khususnya anak-anak yang berada di sekitar jalur operasional kereta api.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, Rail Library merupakan fasilitas pendukung yang tidak terpisahkan dari program Rail Clinic. Kereta khusus tersebut dirancang sebagai ruang belajar yang nyaman dan modern.
“Rail Library terdiri dari dua unit kereta yang dilengkapi rak buku bacaan, ruang baca dengan sofa, serta area belajar yang nyaman. Selain itu tersedia juga enam unit komputer untuk layanan e-library dengan koleksi bacaan digital dan tayangan audio visual edukatif yang terkoneksi internet,” ujar Muhibbuddin.
Baca Juga: Tertibkan Bangli di Dipatiukur, Farhan: yang Tak Bongkar Sendiri Akan Kami Bongkarkan
Tidak hanya sebagai perpustakaan berjalan, Rail Library juga memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti ruang pertemuan, ruang audio visual, tempat ibadah, pantry, hingga toilet.
Dalam kegiatan tersebut, KAI mengajak para siswa SDN 1 Cipunegara dan SMPN 1 Cipunegara untuk mengikuti berbagai kegiatan edukatif di dalam Rail Library. Para siswa mendapatkan pengenalan dunia perkeretaapian melalui program Edutrain, termasuk mengenal berbagai profesi yang ada di lingkungan KAI.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan aplikasi Access by KAI sebagai layanan digital yang membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan perjalanan kereta api.
“Melalui Rail Library, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada siswa. Mereka tidak hanya membaca buku, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang kereta api, teknologi, dan keselamatan perjalanan,” kata Muhibbuddin.
Baca Juga: Ketua Komisi III DPR RI: Polisi Diminta Jangan Ragu Terapkan Pasal Berlapis untuk Taufik Hidayat
Kegiatan edukasi juga diisi dengan sosialisasi kesehatan gigi dan mulut yang disampaikan oleh tim Dokter Gigi Mediska KAI. Sementara itu, tim pengamanan KAI memberikan pemahaman kepada para siswa terkait pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur kereta api.
KAI mengingatkan masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak melakukan aktivitas bermain di jalur maupun area sekitar rel karena dapat membahayakan keselamatan diri serta mengganggu perjalanan kereta api.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap anak-anak memahami pentingnya menjauhi jalur KA dan ikut menciptakan perjalanan kereta api yang aman,” ungkapnya.
Muhibbuddin menambahkan, kegiatan Rail Clinic merupakan agenda rutin sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar stasiun maupun jalur kereta api.
“Kehadiran Rail Library diharapkan mampu meningkatkan budaya membaca, mencerdaskan anak bangsa, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap transportasi kereta api,” pungkasnya.***




