POJOKSATU.id - Persiapan Tim Nasional Afrika Selatan untuk tampil di Piala Dunia 2026 menghadapi hambatan tak terduga.
Rencana keberangkatan skuad Bafana Bafana menuju Meksiko harus ditunda setelah sejumlah pemain dan anggota staf belum memperoleh visa perjalanan yang diperlukan.
Kendala administrasi tersebut membuat rombongan gagal berangkat sesuai jadwal pada Minggu (31/05/2026).
Padahal mereka telah dijadwalkan terbang menggunakan penerbangan carter menuju Mexico City.
Baca Juga: Pemprov Jateng Bingung Tutup Padepokan Padang Ati Pekalongan Diduga Lokasi Pencabulan Santriwati
Tim nasional Afrika Selatan seharusnya mulai menjalani fase akhir persiapan menjelang laga pembuka melawan tuan rumah Meksiko.
Dikutip Pojoksatu.id dari Aa.com.tr, Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) mengonfirmasi adanya masalah dalam proses penerbitan visa bagi beberapa anggota tim.
Situasi itu menyebabkan seluruh rombongan tidak dapat meninggalkan negara tersebut sesuai agenda yang telah ditetapkan sebelumnya.
Meski demikian, SAFA menegaskan bahwa program persiapan tim tetap berjalan.
Para pemain masih menjalani sesi latihan rutin di Johannesburg sambil menunggu seluruh dokumen perjalanan diselesaikan.
Pihak federasi menyatakan fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan tim tidak terganggu.
Mereka juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar keberangkatan dapat dilakukan secepat mungkin.
Laga pertama Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 di Stadion Azteca, Meksiko.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Bafana Bafana dalam upaya mencatatkan prestasi di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Masalah visa ini turut memicu reaksi dari Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie.
Ia menyampaikan kekecewaannya atas situasi yang dinilai merugikan para pemain dan tim pelatih yang telah mempersiapkan diri selama berbulan-bulan.
Menurut McKenzie, insiden tersebut menciptakan citra yang kurang baik bagi sepak bola Afrika Selatan.
Baca Juga: Jadwal Indonesia U-19 vs Myanmar, Ujian Perdana Sang Juara Bertahan di AFF U-19 2026
Ia juga meminta laporan lengkap mengenai penyebab keterlambatan pengurusan dokumen tersebut.
Pemerintah Afrika Selatan pun turun tangan membantu penyelesaian persoalan itu.
Kementerian Luar Negeri negara tersebut mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan komunikasi dengan otoritas Amerika Serikat guna mempercepat proses penerbitan visa bagi pemain dan staf teknis.
Langkah diplomatik tersebut diharapkan mampu membuka jalan bagi keberangkatan tim dalam waktu dekat.
Mengingat jadwal kompetisi semakin dekat, penyelesaian masalah administrasi menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Arsenal Kembali Gagal Juara UCL, Kini Masuk Daftar Klub dengan Runner-up Terbanyak Tanpa Gelar
Sementara itu, SAFA berencana menggelar rapat darurat untuk membahas perkembangan terbaru terkait situasi tersebut.
Hasil pertemuan akan menjadi dasar pengambilan keputusan mengenai jadwal keberangkatan yang baru.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi bersejarah karena digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen tersebut berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan format peserta yang lebih banyak dibanding edisi sebelumnya.
Bagi Afrika Selatan, keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan perkembangan sepak bola nasional di panggung internasional.
Karena itu, seluruh pihak berharap persoalan visa dapat segera diselesaikan sehingga fokus tim kembali tertuju pada persiapan pertandingan.
Meski menghadapi kendala di luar lapangan, optimisme masih terjaga di kubu Bafana Bafana.
Para pemain tetap menjalani latihan intensif sambil menunggu kepastian jadwal keberangkatan menuju Amerika Utara.
Jika seluruh dokumen selesai dalam waktu dekat, tim diperkirakan masih memiliki cukup waktu untuk beradaptasi dengan kondisi pertandingan sebelum menghadapi Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026.***

