POJOKSATU.ID – Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti menyayangkan belum terjalinnya komunikasi intensif antara Pemerintah Kota Cirebon dan DPRD terkait penanganan berbagai persoalan sosial masyarakat, salah satunya kasus rumah ambruk yang belakangan menjadi perhatian publik.
Menurut Rinna, koordinasi dan komunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif sangat penting dilakukan agar persoalan masyarakat dapat segera ditangani secara maksimal. Ia menilai, pembahasan bersama diperlukan guna mencari solusi konkret terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di Kota Cirebon.
“Persoalan sosial seperti rumah ambruk ini perlu perhatian serius. Kami berharap ada komunikasi dan pembahasan bersama agar penanganannya bisa lebih cepat dan tepat,” ujar Rinna, Rabu (13/5/2026).
Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan pengawalan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dinilai sangat dibutuhkan demi kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Googlebook Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih Laptop AI Baru dari Google
Meski memahami padatnya agenda kegiatan Wali Kota Cirebon, Rinna berharap tetap ada waktu yang dapat dimanfaatkan untuk menggelar rapat bersama guna membahas solusi atas berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kami memahami agenda wali kota cukup padat, tetapi kami berharap ada waktu untuk duduk bersama karena masalah sosial masyarakat membutuhkan solusi yang cepat dan nyata,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo saat dikonfirmasi terkait belum terlaksananya pertemuan tersebut menyebut dirinya telah menyampaikan izin karena memiliki agenda kegiatan lain.
“Kan saya sudah minta izin,” singkat Effendi Edo.***




