POJOKSATU.ID - Pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi mulai berdampak pada kondisi keuangan daerah. Pemerintah Kota Bekasi kini melakukan berbagai penyesuaian anggaran, termasuk memangkas sejumlah belanja yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan, penyesuaian tersebut tidak bisa dihindari karena proses perencanaan anggaran sebelumnya disusun berdasarkan asumsi dalam nota keuangan lama, sebelum adanya kebijakan pengurangan dana transfer.

“Perencanaan kita sebelumnya disusun dengan asumsi nota keuangan yang lama. Ketika kemudian ada pengurangan dana transfer dari pusat maupun provinsi, tentu ini harus dilakukan penyesuaian,” ujarnya, Senin (16/3/2026). 

Sebagai langkah awal, pemerintah kota bekasi mulai membahas sejumlah skema efisiensi anggaran. Salah satu yang masuk dalam daftar penghematan adalah pengurangan belanja sewa kendaraan untuk pejabat.

Baca Juga: Viral Petugas TolJemput Bola ke Mobil yang Menumpuk, Cara Unik Ini Bikin Netizen Salut

Selain itu, pemerintah juga akan menyisir berbagai kegiatan yang dinilai tidak memiliki dampak langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat akan kita evaluasi. Termasuk kegiatan seremonial maupun perjalanan dinas yang akan kita kurangi,” jelasnya.

Meski demikian, Tri memastikan anggaran untuk layanan publik tidak akan terkena pemangkasan. Program yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan tidak ada penyesuaian. Semua tetap kita prioritaskan untuk masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang saat ini membutuhkan perhatian serius. Oleh karena itu, anggaran yang ada akan lebih difokuskan untuk mempercepat perbaikan layanan publik, termasuk penanganan jalan yang rusak.

Baca Juga: Masjid Jami Syekh Abdul Hamid Abulung, Jejak Sejarah Islam yang Terawat di Martapura Barat

“Kondisi jalan kita juga cukup berat. Itu perlu percepatan penanganan. Jadi fokus kita ke pelayanan masyarakat,” pungkasnya.***