POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Tim Kobra yang diam-diam menghanyutkan, berada di titik sentral pemerintahan Kabupaten Purwakarta tampak mendominasi.

Walaupun tidak terlihat, peran mereka sangat terasa seperti bayang-bayang dalam setiap langkah Bupati Saepul Bahri Binzein ( Om Zein ).

Bahkan tim Kobra selalu patuh menjalankan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Om Zein, karena posisi meraka yang memang sangat sentral.

Baca Juga: Kemdikdasmen Matangkan Sekolah Terintegrasi, Solusi Pendidikan Berkualitas dan Merata

Namun, tidak menutup kemungkinan bahkan bisa jadi ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh tim Kobra tetapi Bupati tidak mengetahuinya.

Bupati Purwakarta, Om Zein, menanggapi dengan santai prihal tim Kobra berada di pusat pemerintahan yang sangat dekat dengan dirinya tersebut.

“Etateh tim Kolor Bapak Bragajul ( Kobra ) lain?,” canda Om zein, kepada pojoksatu.id, Jum’at (20/02).

Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy A07 5G: Hadirkan AI Praktis hingga Streaming tanpa Hambatan, Berikut Tiga Keunggulannya

Sayangnya Om Zein enggan mengomentari lebih jauh terkait dengan sepak terjang tim Kobra tersebut, yang berada di pusat pemerintahan.

Sebelumnya diberitakan, belakangan ada bocor tipis-tipis di seputaran pemerintahan Kabupaten Purwakarta, ada tim yang cukup mendominasi baik di eksekutif maupun legislatif yaitu tim Kobra.

Tim ini memiliki peran yang luar biasa di eksekutif, begitu juga di legislatif karena mereka memiliki akses yang luar biasa untuk bisa mengendalikan kedua lembaga tersebut secara halus.

Baca Juga: Puasa Bukan Alasan Lalai, Ini Jurus Aman Berkendara Saat Ramadhan agar Terhindar dari Risiko

Bahkan sepak terjang tim Kobra tidak terlihat tapi ada, karena mereka memegang kebijakan strategis bahkan bisa berpengaruh di setiap keputusan final yang di buat bupati.

Dari bisik-bisik angin malam tim inti Kobra ini hanya tiga orang, tapi peran mereka sangat sentral di pemerintahan baik di legislatif maupun eksekutif.

“Mereka merupakan orang-orang yeng memiliki loyalitas tinggi terhadap Bupati,” kata sumber yang meminta kepada pojoksatu.id agar namanya tidak disebutkan, Kamis (19/02).***