POJOKSATU.ID – PSIT Cirebon resmi memasuki fase baru dalam perjalanan klub. Pengusaha muda asal Cirebon, Asep Sholeh, secara sah mengakuisisi Persatuan Sepakbola Indonesia Tjirebon (PSIT) melalui proses penandatanganan dokumen dan penyerahan berkas kepemilikan yang berlangsung profesional.
Masuknya Asep Sholeh menandai dimulainya era baru pengelolaan PSIT Cirebon. Sosok yang dikenal memiliki ketertarikan kuat terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola, ini juga memiliki rekam jejak panjang di bidang usaha dan manajemen bisnis.
Asep menegaskan, PSIT bukan sekadar klub sepak bola, melainkan simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Cirebon yang harus dikelola secara sehat, transparan, dan berorientasi prestasi.
“Sepak bola harus dijalankan dengan manajemen yang profesional. Pengalaman saya di dunia usaha akan saya terapkan untuk membangun PSIT menjadi klub yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Asep Sholeh. Senin (12/1/2025)
Saat ini, PSIT Cirebon masih berkompetisi di Liga 4 Seri 2 Jawa Barat. Meski demikian, manajemen baru optimistis klub mampu menunjukkan peningkatan performa secara bertahap, baik dari sisi organisasi maupun prestasi di lapangan.
Langkah awal yang akan dilakukan adalah pembenahan struktur organisasi, penguatan manajemen klub, serta fokus pada pembinaan pemain lokal dan usia dini. Asep juga menaruh perhatian besar terhadap pengembangan akademi sepak bola sebagai fondasi jangka panjang PSIT Cirebon.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, Asep mengajak seluruh elemen—mulai dari manajemen, pemain, suporter, hingga masyarakat Cirebon—untuk bersama-sama membesarkan klub kebanggaan Kota Udang tersebut.
“Ini bukan kerja satu orang, tapi kerja bersama. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin PSIT Cirebon bisa tumbuh dan kembali menjadi kebanggaan masyarakat,” tambahnya.
Akuisisi PSIT Cirebon ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sepak bola Kota Udang, di mana PSIT hadir bukan hanya sebagai peserta kompetisi, tetapi sebagai klub yang memiliki visi jelas, prestasi, dan kontribusi nyata bagi perkembangan sepak bola daerah.***




