POJOKSATU.id - Momentum Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77 di Lapangan Balai Kota Depok, menjadi panggung penegasan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan warga.
Wali Kota Depok, Supian Suri, memastikan bahwa upacara sakral ini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus terwujud dalam aksi nyata bagi masyarakat.
"Pemerintah Kota Depok memandang Peringatan Hari Ibu dan Hari Bela Negara sebagai pengingat agar nilai kepedulian, pengabdian, dan kebersamaan diwujudkan dalam kebijakan serta program nyata," tegasnya, Senin 22 Desember 2025.
Baca Juga: Pesan Ketua IWAPI Karawang di Hari Ibu 2025: Perempuan Harus Tangguh
Realisasi keberpihakan tersebut langsung dirasakan melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang menghapus sekat ekonomi dalam dunia pendidikan.
"Upaya ini dilakukan agar seluruh anak di Kota Depok memiliki hak yang sama untuk bersekolah dan memperoleh pendidikan yang layak," ungkapnya.
Tak hanya pendidikan, instruksi tegas juga diberikan kepada jajaran wilayah untuk turun tangan membereskan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lingkungan masing-masing.
Baca Juga: Arah Baru Karier Guru 2026, Pemerintah Fokuskan Dampak Mengajar Bukan Tumpukan Sertifikat
Kepedulian inklusif turut dihadirkan lewat Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) demi menjamin kemandirian penyandang disabilitas di masa depan.
"Program ini juga menjadi wujud apresiasi kepada para orang tua hebat yang dengan penuh ketulusan merawat serta mendampingi anak-anak istimewa," tambahnya.
Kabar baik lainnya bagi ekonomi warga adalah kebijakan pembebasan PBB untuk aset di bawah Rp200 juta, sehingga uang rakyat bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih mendesak.
"Berbagai program yang dijalankan tidak akan terimplementasi dan terealisasi tanpa dukungan Bapak dan Ibu semua," jelasnya.
Di penghujung acara, Supian Suri mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk bersatu padu menyukseskan pembangunan daerah menuju visi besar bangsa.
"Mari bersama-sama berjuang mewujudkan Depok yang maju, Jawa Barat Istimewa, dan Indonesia Emas 2045," tutupnya.***




