POJOKSATU.id, PURWAKARTA — Sebuah mobil yang membawa jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (18/12/) pagi.

Insiden yang terjadi saat kondisi masih pagi hari itu sempat membuat warga panik karena lokasi kejadian berada di sekitar kawasan permukiman dan deretan tempat usaha.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana Suhendar, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 05.53 WIB. Petugas langsung dikerahkan sesaat setelah laporan masuk.

Baca Juga: Gus Ipul Umumkan Skema Bantuan Korban Banjir, Rp10 Ribu per Hari hingga Santunan Jutaan Rupiah

“Begitu ada laporan, tim langsung meluncur ke lokasi. Jaraknya sekitar 2,8 kilometer dari markas sehingga petugas tiba dalam waktu kurang lebih tiga menit,” ujar Juddy saat dikonfirmasi, Kamis.

Saat petugas tiba di lokasi kejadian, satu unit mobil diketahui telah dilalap api. Kendaraan tersebut membawa sejumlah jeriken berisi BBM yang mempercepat penyebaran api.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh percikan dari mesin kendaraan yang kemudian menyambar bahan bakar.

Baca Juga: CPNS 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Formasi Apa Saja yang Berpotensi Dibuka?

Menurut Juddy, posisi kendaraan yang terbakar cukup berisiko karena berada dekat dengan rumah makan, kios buah, serta hunian warga. Kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar jika tidak segera ditangani.

“Langkah awal kami adalah melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar. Berkat penanganan cepat, kebakaran berhasil dikendalikan dan aset warga dapat diselamatkan,” katanya.

Dalam peristiwa tersebut, petugas berhasil mengevakuasi satu orang. Sementara pemilik kendaraan bernama Dodo Widodo mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis awal di lokasi kejadian oleh tim yang dilengkapi ambulans.

Baca Juga: Oknum Guru SMK di Karawang Diduga Kirim Pesan WhatsApp Tak Pantas ke Siswi

Untuk memadamkan api, Damkar Purwakarta mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit ambulans. Setelah api padam, petugas melakukan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 06.32 WIB. Setelah situasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke markas,” ujar Juddy.

Akibat insiden tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta. Kebakaran ini diklasifikasikan sebagai kebakaran kelas A dan B karena melibatkan material padat serta cairan mudah terbakar.

Damkar Purwakarta mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak sembarangan mengangkut BBM menggunakan kendaraan yang tidak sesuai standar keselamatan, demi mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari. ***