POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bupati Saepul Bahri Bin Zein ( Om Zein ), memastikan untuk bahan pokok masyarakat yaitu beras hingga akhir tahun ini cukup bahkan surplus.
Karena untuk musim panen hingga jelang akhir tahun ini, ada ribuan hektar sawah yang siap panen sehingga memastikan kebutuhan akan bahan pokok tercukupi.
“Stok beras hingga desember aman, bahkan untuk produksi Gabah Kering Giling ( GKG ) akhir tahun ini surplus sekitar 69.000 Ton,” singkat Om Zein, kepada pojoksatu.id, Selasa ( 09/12 ).
Baca Juga: CATAT! Ini 12 Dokumen yang Wajib Diunggah di SSCASN untuk CPNS 2026, Peluang Lolos Lebih Besar!
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Hadi Purnomo, memastikan bahwa hasil produksi Gabah Kering Giling tahun ini mengalami kenaikan.
Hal itu disebabkan oleh bertambahnya lahan tanam pada tahun 2025 ini, dibandingkan dengan luas tanam tahun 2024.
“Priode yang sama di tahun 2024 lalu luas tanamnya 40.864 hektar, sedangkan ditahun ini mengalami kenaikan menjadi 43.687 hektar,” kata Hadi, melalui sambungan seluller, Selasa (09/12 ).
Ketika luas tanam bertambah, secara otomatis gabah kering giling ( GKG ) juga akan bertambah, sehingga untuk stok beras aman dan bahkan surplus.
“Bulan Januari – November luas tanam yang sudah panen sekitar 40.360 hektar, menghasilkan produksi 263.632 GKG. Bila gabah itu di dijadikan beras setara dengan 169.041 Ton beras,”beber Hadi.
Dari total luas tanam Januari – November 40.360 hektar, di akhir tahun ini ( Desember ) masih ada 2790 hektar yang saat ini mulai bertahap di panen oleh para petani.
Baca Juga: Chanee Bongkar Dosa Lama Kemenhut! 9 Tahun Dighosting dan Dilarang Ungkap Fakta Hutan Gundul
Dari 2970 hektare luas tanam tersebut, akan menghasilkan Gabah Kering Giling ( GKG ) yaitu sebanyak 18.224 ton gabah.
“18.244 ton gabah kering itu akan menghasilkan sekitar 11.684 ton beras,” jelas Hadi.
Sehingga, bila dikalkulasikan jumlah total luas tanam yang menghasil panen gabah kering, kebutuhan beras untuk seluruh warga masyarakat masih mengalami surplus yang cukup besar.
“Diperkirakan hingga akhir tahun 2025 ini, kita mengalami surplus beras sebanyak 69.598 ton,” tutup Hadi, mengakhiri pembicaraan.***




