POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, secara resmi memulai gelaran bursa kerja atau Job Fair Kota Depok 2025 yang bertempat di Citimall Cimanggis pada Senin 8 Desember 2025.
Ajang pencarian kerja yang berlangsung selama dua hari hingga 9 Desember 2025 ini menghadirkan 20 perusahaan kredibel dengan total persediaan 1.316 lowongan kerja.
Chandra menyebutkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah vital pemerintah kota untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah lewat pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya.
Bursa kerja ini dinilai sebagai jembatan strategis yang menghubungkan ribuan pencari kerja dengan dunia industri yang sedang membutuhkan talenta baru.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam upaya meminimalisir angka pengangguran terbuka di wilayah Depok secara signifikan.
"Job fair ini berkaitan dengan perluasan kesempatan kerja bagi warga Kota Depok yang tentunya berkaitan dengan dampak pertumbuhan ekonomi di Kota Depok," ujarnya.
Baca Juga: Sidang Pendidikan Gibran Memanas, Penggugat Tak Punya Ahli tapi Tuntut Rp 125 Triliun!
Pemerintah Kota Depok terus bertekad mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui peningkatan akses pendidikan dan berbagai pelatihan kompetensi.
Pemerataan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengembangkan kemampuan diri menjadi kunci utama dalam mencapai kemajuan kota.
"Hal ini didukung dengan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pelatihan kerja, dalam mempersiapkan SDM yang siap bersaing di dunia industri," jelas Chandra.
Dalam kesempatan tersebut, ia mewanti-wanti agar seluruh proses seleksi tenaga kerja selama acara berlangsung harus dilakukan secara transparan tanpa pungutan biaya liar.
"Ini penting agar masyarakat tidak terbebani dan perusahaan pun tidak dirugikan,” tegasnya mengingatkan para peserta dan panitia.
Menutup sambutannya, Chandra berharap acara ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Depok.
"Semoga Job Fair ini dapat menyerap banyak tenaga kerja dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing daerah," tutupnya,***




