POJOKSATU.id - Ruang Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) Puskesmas Beji disulap menjadi pusat layanan kontrasepsi bagi seratus warga demi menyukseskan program Semarak KB Pasca Persalinan di Kota Depok pada Kamis 27 November 2025.

Kepala Puskesmas Beji, Hilma Handayani, memastikan privasi dan kenyamanan pasien terjaga dengan memisahkan area tindakan dari poli umum serta menerapkan sistem integrasi Layanan Primer agar alur lebih ringkas.

"Ada 100 akseptor yang menjalani KB, terdiri atas 60 akseptor IUD dan 40 akseptor implan. Kami mengerahkan 13 tenaga kesehatan, dan seluruh layanan dilakukan di ruang PONED," ungkap Hilma.

Baca Juga: Bahan Persiapan Ujian! Berikut Contoh Soal dan Pembahasan Materi Karya Fiksi Teks Cerita Pendek Kelas 8 SMP Semester 2

Melihat tingginya partisipasi warga, Hilma menilai fenomena ini sebagai sinyal positif bagi keberhasilan pengendalian populasi penduduk di wilayah kerjanya.

"Kami mengapresiasi akseptor yang dengan sukarela menjalani KB IUD dan implan. Selain mendukung program Keluarga Berencana, langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan mewujudkan Keluarga Berkualitas," tuturnya.

Gerakan serentak yang menargetkan 3.688 akseptor di seluruh Kota Depok ini terus digencarkan secara maraton di berbagai kecamatan hingga 5 Desember mendatang, khususnya bagi ibu yang baru melahirkan.***