POJOKSATU.id - Permasalahan sampah semrawut di area Unit Pengelolaan Sampah (UPS) Pondok Jaya, Kota Depok, berbuntut panjang.

Tumpukan sampah ilegal itu bahkan sampai menutup saluran air dan memicu longsor di Pemakaman Srengseng, RW5, Kelurahan Pondok Jaya.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kini turun tangan menangani persoalan yang disebabkan oknum tak bertanggung jawab itu.

Baca Juga: Dari Marah ke Tenang! 6 Langkah Belajar Mengendalikan Emosi Tanpa Kehilangan Diri Sendiri

Kabid Kebersihan dan Kemitraan DLHK Kota Depok, Udara Kodratullah, memastikan tumpukan itu adalah liar.

Dia menjelaskan bahwa lokasi sampah itu bersebelahan dengan UPS Pondok Jaya, namun dikelola oleh pihak di luar petugas resmi.

"Kami sudah mendatangi lokasi, memang lokasinya bersebelahan dengan UPS Pondok Jaya. Tapi jelas sampah yang di luar itu ada pengelolanya secara liar," ujarnya, Jumat 7 November 2025.

Baca Juga: PPPK Harus Tingkatkan Kompetensi Sebelum Kontrak Berakhir, Ini Regulasi Terbarunya

Udara Kodratullah menyatakan, pihaknya telah mengambil langkah pelaporan untuk menutup TPS Liar tersebut.

Koordinasi dengan pengurus lingkungan setempat, seperti RT, RW, hingga lurah, telah dilakukan.

"Kami juga sudah menghubungi lurah setempat untuk memanggil oknum yang terlibat dalam pembuangan sampah ke aliran sungai tersebut, agar bisa segera ditindak dengan cepat," katanya.

Baca Juga: KPK Ciduk Bupati Ponorogo dan Adiknya, Apakah Sistem Mutasi Jabatan di Daerah Memang Rentan Korupsi?

DLHK tidak akan mentolerir jika ada petugas internal yang bermain.

Udara Kodratullah menegaskan sanksi tegas disiapkan jika ada oknum UPS Pondok Jaya yang terbukti terlibat.

"Pastinya jika sudah ditemukan oknum tersebut, misalnya dari petugas UPS Pondok Jaya akan melakukan pemecatan secara langsung," tegasnya.

Selain penindakan, DLHK Kota Depok juga berjanji akan segera melakukan perapihan dan pembersihan di area aliran sungai tersebut.

"Pastinya akan segera kami bersihkan dengan semaksimal mungkin, dalam waktu dekat ini jika kondisi cuaca memungkinkan," tuturnya.***