POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ditengah situasi prihatin karena minim anggaran pembinaan, Empat orang atlet pencak silat tetap bisa harumkan Purwakarta di Provinsi Jabar.
Empat atlet pencak silat tersebut berjuang dengan penuh tekad dan keprihatinan, yang pada akhirnya berhasil masuk ke Porprov Jawa Barat.
Olah raga pencak silat merupakkan asli olah raga negeri ini, hampir semua wilayah di Indonesia mengenal pencak silat dengan baik.
Baca Juga: Gubernur Matius Fakhiri Buka Liga Top Skor Papua 2025, Cetak Generasi Emas Lewat Sepak Bola
Karena pencak silat tidak lepas dari perjuangan kebebasan dan kemerdekaan negeri ini, di saat jaman penjajahan berbagai pendekar turun gunung.
Beragam perguruan dari berbagai pelosok negeri ini, menurunkan para ahli kanuragan pencak silat untuk mengusir para penjajah.
Pencak silat juga identik dengan seni bela diri religius, karena umumnya mereka para santri, yang belajar pencak silat dari berbagai perguruan dibawah naungan pondok pesantren.
Baca Juga: Program Unggulan Pemerintah Dorong Peningkatan Gizi Anak Bangsa
Hingga pada akhirnya seni bela diri pencak silat mendunia dan kemudian di akui menjadi salah satu cabang olah raga, diberbagai belahan dunia.
Pencak silat sendiri bukan hanya olah raga yang mengandalkan keahlian dalam adu ketangkasan, malainkan juga sarat dengan makna – makna religi di dalam setiap gerakan-gerakannya.
Kemudian, pencak silat juga sebagai salah satu olah raga yang membina mental dan karakter para generasi muda.
Baca Juga: Cara Bikin Kejutan Seseorang Ada di Depan Rumahmu, Mudah Kok
Demikian hal itu disampaikan ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Purwakarta, H. Arief Kurniawan ( H.Akur).
“Dari bulan April sudah kita persiapkan para atlet, atas kerjasama semua pihak. Alhamdulillah 4 atlit masuk Porprov Provinsi Jabar 2026,” senyum H. Akur, kepada pojoksatu, Sabtu (25/10).
Walaupun tidak menampik, H. Akur membenarkan kondisi pencak silat terseok-seok karena minimnya anggaran pembinaan, namun para atlet dan team pelatih tetap memiliki semangat juang yang tinggi.
“Ditengah kondisi sarat dengan minim anggaran, olah raga pencak silat berhasil harumkan purwakarta di Provinsi Jabar,” tambah H.Akur.
Saya ucapkan selamat kepada para atlet dan terima kasih kepada team Kepelatihan, diantaranya Taufan, Iwan Ciwong, Komeng, Sofani dan Arief.
“Yang telah membawa harum purwakarta, juga melestarikan budaya asli indonesia yang mendunia. Yaitu olah raga pencak silat,” tutup H. Akur, mengakhiri pembicaraan.
Pekan olah raga pencak silat babak kualifikasi provinsi (Porprov) Jabar sendiri saat ini masih berlangsung di GOR Pajajaran kota Bandung, namun sudah dipastikan empat atlet asal purwakarta lolos di Porprov.(Adw)




