POJOKSATU.ID – Hujan ringan yang disertai awan gelap berubah menjadi bencana di Desa Tegal Sari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/10/2025) siang.
Sekitar pukul 14.00 WIB, angin kencang berputar atau puting beliung tiba-tiba menerjang kawasan Perumahan Pondok Mutiara dan menyebabkan puluhan rumah warga rusak.
Meski hanya berlangsung sekitar lima menit, kekuatan angin cukup besar hingga membuat genting, kanopi, dan atap rumah beterbangan. Warga yang panik memilih bertahan di dalam rumah sambil menyaksikan suara gemuruh disertai atap-atap beterbangan.
Data dari BPBD Kabupaten Cirebon mencatat, sedikitnya 20 rumah mengalami kerusakan parah, dengan total 72 kepala keluarga (KK) terdampak. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap dan kanopi rumah.
Baca Juga: Inilah Tiga Tokoh Legendaris Keuangan Dunia, Pemikirannya Mengejutkan, Yuk Kenali Lebih Dekat
Sementara itu, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Tsabit Al Banani, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan bersama petugas gabungan.
“Kami masih melakukan pendataan untuk memastikan tingkat kerusakan. Petugas PLN juga sudah turun membantu memperbaiki kabel-kabel yang rusak,” ujarnya.
Sementara warga Perumahan Pondok Mutiara, Ahmad menjelaskan angin puting beliung merusak rumahnya dan yang lebih parah dibagian dapur, atapnya terbang terbawa angin.
“Anginnya datang tiba-tiba dan langsung menerbangkan atap rumah. Suaranya gemuruh sekali, kami semua tidak berani keluar,” ungkap Ahmad,
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban luka maupun jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.***




