POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) perintahkan pejabat teknis turun kelapangan, untuk bongkar proyek yang tidak sesuai spesifikasi.

Hal itu diketahui dalam video yang diunggah Om Zein dalam akun tik-toknya, memerintahkan pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid) untuk turun kelapangan melakukan pemeriksaan.

Beberapa bahan material yang digunakan oleh pihak penyedia kemungkinan besar tidak sesuai spesifikasi, hal itu diketahui Om Zein setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Baca Juga: Mensesneg Evaluasi Rangkap 3 Jabatan Angga Raka Prabowo, Jelas Langgar Putusan Mahkamah Konstitusi

“Harus diperiksa kadar lumpurnya (Pasir yanh digunakan dalam proyek), jadi saya kemarin dapat laporan spek teknisnya tidak sesuai yang dibutuhkan,” kata Om Zein, saat menelepon pejabat yang bersangkutan.

Dalam telepon seluller Om Zein, terlihat lawan bicarnya melalui panggilan video, yaitu Dina Cahyadi Kepala Bidang ( Kabid ) Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Rung (PUTR).

“Yang di Sukamaju – Cipicung (Kecamatan Sukatani). Tadi sudah diperiksa?,” tanya Om Zein, kepada lawan bicaranya.

Baca Juga: Guru Besar Hukum Tata Negara Imbau Wali Kota Cirebon dan Wakilnya Kompak Bangun Daerah

“Sudah, tadi dilokasi Desa Cipicung sudah diperiksa,” jawab Kabid Dina kepada Om Zein.

“Okeh, nanti suruh dibongkar lagi aja yang sudah terpasang yang menggunakan pasir itu,” tambah Om Zein.

“Siap,” jawab Kabid Dina.

“Dan angkut yah, jangan di pakai lagi. Karena itu kadar lumpurnya terlalu tinggi untuk pasangan kalau pasir itu,” perintah Om Zein.

Baca Juga: Kekosongan 40 Ribu Jabatan Kepsek Kemendikdasmen Genjot Kualitas Calon Kepala Sekolah Lewat Pembekalan

Kemudian Om Zein menanyakan hasilnya, karena dirinya melihat material pasir yang digunakan tidak layak. Karena kadar lumpurnya tinggi, sehingga pasir menjadi lengket.

“Siap, iya Om (Bupati), tidak merekat adukan pasir dan semennya,” jawab Dina, mengakhiri pembicaraan.

Berikutnya, dalam video tersebut Kabid Jalan dan Jembatan, Dina Cahyadi sudah dilokasi proyek. Dimana dalam video tersebut, memerintahkan untuk mengangkat semua pasir yang tidak sesuai spesifikasi.

Baca Juga: Penelitian Kemendikdasmen Tunjukkan Pentingnya Kepemimpinan Kepala Sekolah Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Bukan hanya sampai disitu, Dina kemudian juga melakukan pembongkaran saluran pasangan yang menggunakan pasir dengan kadar lumpur tinggi.

Dari video tersebut, diperkirakan pasangan yang sudah selesai dikerjakan kemudian disuruh untuk dibongkar mencapai ratusan meter.***