POJOKSATU.id, JAKARTA -- Axis Communications, perusahaan solusi video dan audio berbasis jaringan asal Swedia menciptakan CCTV pintar yang bisa menjaga keamanan dan suhu di berbagai sektor di Indonesia, mulai dari keamanan publik perkotaan, industri manufaktur, transportasi, hingga lingkungan hidup.

Country Manager Indonesia Axis Communications, Johny Dermawan, Jumat (15/8) mengatakan, CCTV pintar mampu mendeteksi berbagai indikator, seperti pergerakan manusia ataupun peningkatan suhu di ruangan, asap yang bisa mencegah kebakaran.

Baca Juga: Ramai Daerah Naikkan PBB, Rico Waas: Belum Ada Rencana, Fokus Cegah Kebocoran Pajak untuk Kota Medan

“CCTV juga dilengkapi dengan kemampuan audio, sehingga bisa memberikan peringatan dini," katanya.

Axis menyediakan solusi mulai dari sistem pengawasan video, kontrol akses, dan sistem interkom hingga sistem audio yang dilengkapi aplikasi analitik cerdas, serta didukung program pelatihan berkualitas tinggi. Selain itu CCTV buatan Axis juga mampu mendeteksi manusia sekalipun di tempat paling gelap.

"Sekalipun di tempat paling gelap bisa mendeteksi dan menyoroti benda dan orang," ucapnya.

Baca Juga: KPK Sita Ponsel Eks Menag Gus Yaqut dari Rumahnya di Kawasan Condet Terkait Kuota Haji 2023-2024

Sementara itu, Regional Director South Asia Pacific Axis Communications, Carl Malmqvist menuturkan, Axis berkomitmen untuk menciptakan dunia yang lebih cerdas dan aman dengan meningkatkan keamanan, keselamatan, efisiensi operasional, dan pemanfaatan kecerdasan bisnis.

"Axis mempunyai rategis untuk menghadirkan solusi keamanan canggih yang sesuai dengan konteks lokal," ucapnya.

Kelebihan lain, kata dia, CCTV Axis mampu menahan benturan berat hingga puluhan kilogram. Ini untuk menjamin kemampuan keamanan CCTV.

"Seperti bisa dilihat dibenturkan dengan benda berat dari ketinggian 50 cm. Tapi pelindung kaca CCTV masih kuat," ucapnya.

"Fungsi kamera, juga mendeteksi mobil di mall yang parkir terlalu lama di depan lobi sehingga kamera bisa mengeluarkan sistem peringatan berupa audio, ataupun tanda peringatan tertentu," ungkapnya.***