POJOKSATU.ID – Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota dan Kabupaten se-wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk "Bangun Generasi Umat untuk Indonesia Emas" yang dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025, bertempat di Kota Cirebon
Acara ini menghadirkan Keynote Speech dari Ketua Umum DDII Pusat, Ustadz Dr. H. Adian Husaini, MA, yang menekankan pentingnya membangun suprastruktur berupa sumber daya manusia unggul, berilmu, dan beriman sebagai syarat mutlak mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT.
“Membangun infrastruktur itu penting, tapi membangun manusia jauh lebih penting. Tanpa SDM unggul, beriman, dan bertakwa, pembangunan bisa diselewengkan lewat KKN dan korupsi,” tegas Ustadz Adian dalam ceramahnya.
Ia menyebut pentingnya membentuk Generasi 554 atau Generasi Qurani, yakni generasi yang kuat akidah, berakhlak mulia, serta siap berjihad di jalan Allah. Generasi ini, menurutnya, adalah kunci bangkitnya peradaban unggul masa depan yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an dan keteladanan Rasulullah SAW.
Baca Juga: 2 Contoh STUDI KASUS SMP PPG Guru Tertentu 2025 Tahap 1 MINIMAL 390 Kata dan SUDAH TERVALIDASI
Rangkaian Rakerda DDII Ciayumajakuning 2025 menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dakwah, pendidikan dai, dan penguatan program prioritas di seluruh daerah. Para ketua DDII se-wilayah Ciayumajakuning menyampaikan laporan kondisi umat, tantangan lokal, serta strategi penguatan SDM dan infrastruktur dakwah.
Ketua DDII Kabupaten Cirebon sekaligus Koordinator Acara, H. Ali Wahyuno, menegaskan pentingnya soliditas organisasi dan kolaborasi lintas sektor.
“Kita tidak bisa jalan sendiri. Dakwah dan pembinaan umat harus dilakukan bersama lima unsur: pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Sinergi pentahelix adalah kunci keberhasilan program pelayanan umat,” ujarnya.
Beragam persoalan umat seperti dekadensi moral, narkoba, kemiskinan, dan judi online menjadi sorotan dalam forum ini. Melalui Rakerda, para pengurus merumuskan langkah-langkah konkret dan operasional untuk menyongsong tahun anggaran 2025 secara lebih efektif dan efisien.
Acara ini dihadiri oleh para tokoh dan ketua DDII dari Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, serta diikuti perwakilan pemerintah daerah, Kesbangpol, MUI, FKUB, ormas Islam, dan unsur kepolisian setempat.***




