POJOKSATU.ID – Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. H. Sufmi Dasco Ahmad, SH., M.H., dinilai tidak hanya sebagai aktor politik strategis, tetapi juga sebagai tokoh pemersatu bangsa.
Penilaian ini disampaikan langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al-Wasliyah (PW GPA) DKI Jakarta, Dedi Siregar, usai pertemuan silaturahmi kebangsaan antara Dasco dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri, Rabu (4/6) lalu.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat itu bukan sekadar agenda biasa. Dedi Siregar menegaskan, pertemuan tersebut adalah simbol kuat bahwa politik tidak selalu soal kepentingan, tapi tentang bagaimana merajut kembali semangat persatuan nasional.
“Saya melihat Bang Dasco dengan dedikasi dan visi jernih berhasil menjembatani komunikasi dua tokoh besar bangsa ini. Ini bukan tugas mudah, karena dibutuhkan kepercayaan, sensitivitas politik, serta komunikasi yang luar biasa,” kata Dedi.
Dalam pertemuan itu, Dasco disebut membawa langsung pesan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk disampaikan kepada Megawati. Langkah ini mencerminkan kedewasaan politik dan semangat menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika politik pasca pemilu.
“Sebagai masyarakat, kami melihat langkah ini bukan hanya strategis, tetapi juga elegan. Bang Dasco menunjukkan bahwa politik bisa adem, bisa rukun. Ia membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pemain, tetapi arsitek yang merancang dan menjaga jembatan persatuan,” tambah Dedi.
Menurutnya, tidak banyak tokoh yang memiliki nyali dan kapasitas seperti Dasco. Kepercayaan dari kedua belah pihak Presiden Prabowo dan Megawati – menjadi bukti kuat bahwa peran Dasco berada pada level tertinggi dalam menjaga keutuhan bangsa.
PW GPA DKI Jakarta pun menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Sufmi Dasco Ahmad dalam menjalankan perannya sebagai penghubung komunikasi lintas kekuatan nasional. Dedi menilai, inisiatif ini perlu terus didorong sebagai contoh politik yang santun, dewasa, dan berpihak pada kepentingan bersama.***




