POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Mengupas sepak terjang Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) selalu menarik berbagai pihak baik pro dan kontra.

Namun, rakyat Jabar mayoritas tidak peduli dengan segelintir orang yang kontra terhadap kebijakan KDM. Karena, rakyat butuh pemimpin yang sat set beresin setiap permasalah.

Dari awal dinyatakan sebagai pemenang di Pilkada Jabar, KDM sudah membuat gebrakan-gebrakan yang membuat seluruh rakyat Jabar bersuka cita.

Baca Juga: Lepas 360 Orang Calon Jemaah Haji Kloter 1 Asal Padangsidimpuan, Wagub Surya: Kekuatan Doa Tamu Allah Energi Positif bagi Pembangunan Sumut

Rakyat Jabar seolah hadir dalam setiap kebijakan-kebijakan yang diambil KDM, dan bahkan rakyat Jabar banyak yang baru mengetahui masalah APBD Provinsi setelah dibuka ke publik oleh Gubernur.

Terlepas dari itu semua, ada yang menarik dari sisi lain KDM yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jabar tersebut.

Pojoksatu.id, menelusuri beberapa cerita yang disampaikan KDM ketika Gubernur Jabar masih muda belia atau unyu-unyu bahasa gaulnya.

Baca Juga: Ombudsman Sebut Ada 15 Aduan Terkait Pelayanan Kepolisian di Jajaran Polda Sumut

Seorang sopir Angkutan Kota (Angkot) bernama Roni usia sekitar 70 tahun lebih bercerita, bahwa saat KDM masih kuliah sering naik angkot dirinya.

“Iya waktu itu kalau berangkat ke tempat kuliahnya yang di Sindangkasih (Unpur), pa Dedi sering naik angkot ini,” kata Roni, kepada pojoksatu.id belum lama ini.

Roni, sebagai sopir angkot merasa sangat bangga ketika orang yang sering naik mobil angkotnya kini jadi orang nomor satu di Jabar.
“Pasti merasa bangga, pa Gubernur waktu muda sering naik angkot saya,” tambah Roni.

Baca Juga: Chelsea Siap Rogoh Kocek Rp1 Triliun demi Wonderkid Borussia Dortmund Ini

Masih banyak cerita-cerita muda KDM, selama dirinya di Purwakarta, mulai dari masa kuliah hingga awal-awal menjadi anggota DPRD yang kemudian menjadi Wakil Bupati.

Pojoksatu.id, akan berusaha menghimpun para saksi-saksi hidup bagaimana perjalanan Gubernur Jabar KDM dari titik Nol berkarier hingga menjadi orang nomor satu di Jabar.***