POJOKSATU.ID - Indosat Ooredoo Hutchison terus memperkuat posisinya sebagai penggerak utama transformasi digital Indonesia dengan memperluas infrastruktur jaringan berkapasitas tinggi ke seluruh penjuru negeri. 

Sepanjang kuartal pertama 2025, perusahaan mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar Rp2,62 triliun, dengan lebih dari 90% difokuskan pada pengembangan bisnis seluler.

Jumlah BTS 4G Indosat kini mencapai 202.179 unit, tumbuh 10% dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini mendukung konektivitas yang lebih cepat dan andal, sekaligus membuka jalan bagi teknologi masa depan seperti AI, IoT, cloud computing, dan platform digital lainnya.

Dalam ajang Mobile World Congress 2025 di Barcelona, Indosat mencuri perhatian dengan mengumumkan kolaborasi strategis bersama Nokia dan NVIDIA. 

Baca Juga: Rocky Gerung Kritik Jokowi Terkait Ijazah Palsu : Diam dalam Dunia Politik, Diasosiasikan dengan Perencanaan Kejahatan

Kerja sama ini menjadikan Indosat sebagai operator pertama di Asia Tenggara, dan ketiga di dunia, yang mengimplementasikan AI-RAN secara komersial untuk memperkuat jaringan 5G Cloud RAN mereka.

Upaya transformasi digital Indosat juga menyentuh sektor industri. Melalui ajang Indonesia AI Day for Mining Industry, perusahaan mendorong pemanfaatan AI, 5G, dan IoT dalam meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan di sektor pertambangan.

Di sisi lain, Indosat meluncurkan Digital Hub pada Februari 2025 sebagai ekosistem terintegrasi untuk layanan hiburan, e-commerce, kesehatan, dan gaya hidup digital. 

Inisiatif ini disambut hangat dengan lebih dari 50 juta pengguna aktif bulanan dan 10 juta pengguna harian di aplikasi myIM3 dan bima+.

Tak hanya fokus pada layanan, Indosat juga menunjukkan komitmen terhadap pengembangan talenta digital melalui program Generasi TerkonekSI (GenSi) dan IDCamp. 

Baca Juga: Sebut Selingkuhan Ridwan Kamil Banyak, Lisa Mariana : Si AA juga Mantannya Pak RK

Program ini membekali anak muda Indonesia dengan keterampilan di bidang AI, otomatisasi, dan digital leadership, yang semakin dibutuhkan dalam ekonomi digital global.

Penguatan infrastruktur juga terus berjalan di wilayah Jakarta Raya. Jumlah BTS 4G tumbuh masing-masing 9% di Inner Jakarta, 3% di Outer Jakarta, dan 7% di Jawa Barat. 

Trafik data pun meningkat signifikan sebesar 4,7% di wilayah pusat kota, menunjukkan lonjakan kebutuhan digital masyarakat urban.

“Perjalanan kami menjadi AI TechCo baru saja dimulai. Kami percaya teknologi adalah kekuatan untuk inklusi, inovasi, dan kedaulatan digital Indonesia,” ujar Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison.***