POJOKSATU.ID – Polemik mengenai tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, terus menjadi perbincangan. Menanggapi hal ini, Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, mengimbau para alumni dan pengurus Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengambil peran aktif dalam mencari solusi damai dan keterbukaan terkait isu tersebut.

Dalam imbauannya, Heru mengajak alumni UGM di seluruh Indonesia, baik secara individu maupun kolektif, untuk berdiskusi dan mengelaborasi data serta pengalaman yang valid guna merumuskan langkah rekonsiliasi.

Menurutnya, keterlibatan alumni dapat dilakukan melalui berbagai wadah, seperti Pengurus Cabang (Pencab), Pengurus Daerah (Pemda), komunitas alumni, hingga Pengurus Pusat Kagama.

"Gerakan ini adalah wujud kepedulian individu maupun kolektif dalam membantu menyelesaikan polemik yang berkembang. Dengan itikad baik, kita bisa berkontribusi dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat luas, termasuk kepada sesama alumni," ujar Heru dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (21/3/2025).

Baca Juga: REKENING Guru PPG Piloting 1, 2 dan 3 Banyak yang Belum Muncul di Info GTK, Pemerintah Siapkan Solusi Jitu!

Heru menyadari bahwa tidak semua alumni memiliki pandangan seragam terkait isu ini. Namun, ia tetap berharap ada langkah konkret dari para alumni dan pengurus untuk meluruskan opini yang berkembang, dengan cara yang proporsional dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Salam damai, salam migunani untuk seluruh alumni dan pengurus alumni UGM di seluruh pelosok dunia," tutupnya.