POJOKSATU.ID - Tujuh hari setelah banjir melumpuhkan Kota Bekasi pada Selasa, 04 Maret 2025, masih banyak kehidupan warga yang belum pulih seperti sediakala. 

Misalnya saja di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Jatiasih, meskipun air telah surut, warga masih disibukan dengan membersihkan sampah, lumpur hingga perabotan rumahtangga yang terendam. 

Hal ini yang turut mendorong Relawan Bersama Tri (BESTRI) untuk kembali terjun ke masyarakat meringankan beban yang ada yaitu dengan berbagi Takjil untuk berbuka.

Seperti yang disampaikan oleh Ariyanto Hendrata saat membagikan Takjil di Masjid Al Izzah yang terletak di RW 08 Komplek Perumahan PGP.

"Bantuan buka puasa untuk warga korban banjir ini merupakan uluran tangan dari semua pengurus Bestri Kota Bekasi, sebagai wujud kepedulian kepada para korban, apalagi saat ini bulan Ramadhan, dimana para warga korban banjir pasti sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak," ucapnya, Rabu, (12/3/2025). 

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan UMKM Center di 30 Kecamatan

Ariyanto Hendrata yang merupakan Pembina dari Relawan pendukung Walikota Bekasi Tri Adhianto ini juga menaruh harapan dari aksi sosial yang dilakukan ini bisa memberikan hal positif. 

"Harapannya semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga dan menjadi penyemangat agar warga selalu diberi kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah yang terjadi," lanjutnya setelah pembagian Takjil. 

Mengenai pemilihan lokasi aksi sosial Relawan BESTRI kali ini, Ariyanto punya alasan tersendiri salahsatunya soal dampak yang timbul. 

"PGP dipilih menjadi tempat pembagian buka puasa ini karena PGP adalah wilayah terdampak banjir paling parah dengan ketinggian sampai 4-5 meter," sambung Ariyanto. 

Kehadiran Relawan BESTRI dalam berbagi Takjil ini disambut hangat oleh warga, salahsatunya adalah Fithri seorang ibu rumah tangga yang tinggal tak jauh dari Masjid Al Izzah. 

"Terima kasih ada bantuan untuk buka puasa dari BESTRI,jadi gak harus kotor-kotoran lagi kedepan, lagian juga kan belum ada yang jualan Takjil di depan (jalan raya PGP)," ujarnya.