POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Pidato politik perdana Kang Dedi Mulyadi (KDM) setelah dilantik Presiden RI, memukau seluruh penonton rakyat Jawa Barat (Jabar) bahkan sampai di luar Jabar.
Suara KDM mulai terdengar bergetar, saat dirinya berkata kita tidak mau menjadi provinsi yang dihinakan.
Pidato yang dilaksanakan di gedung DPRD Provinsi Jabar, yang disiarkan secara langsung tersebut membuat banyak warga yang menonton menitikan air mata.
Kebahagiaan warga masyarakat Jabar itu bukan tanpa alasan, karena KDM dalam menyampaikan pidatonya mudah dipahami dan meresap ke hati rakyat.
Terutama saat KDM dengan suara bergetar ingin mengangkat harkat dan martabat Provinsi Jabar, selama dirinya memimpin sebagai gubernur jabar dengan jumlah penduduk terbanyak seindonesia tersebut.
“Untuk itu saya mohon dengan sangat terimalah, berbagai fikiran dan gagasan saya yang out off the book ini. Yang lahir dari hati, lahir dari kecintaan dan jiwa,” kata KDM dengan suara yang mulai bergetar.
Baca Juga: Ronaldinho Kembali Bikin Heboh! Muncul di Iklan Terbaru Shopee dengan Gaya Samba Ikonik
KDM melanjutkan, dirinya sebagai gubernur ingin kedepannya orang sunda orang jawa barat punya martabat, di depan orang lain.
“Kita tidak mau jadi provinsi yang dihinakan, karena jumlah anak-anak yang menikah dibawah umurnya tinggi,” jelas KDM dengan suara bergetar.
Kita tidak mau jadi provinsi yang dihinakan, karena lamanya sekolah masih 8 tahun. Kita tidak mau dihinakan, karena rakyatnya terjerat oleh pinjol dan judi online.
Baca Juga: Visi dan Misi Disdukcapil Kota Serang
“Kita tidak mau jadi provinsi yang dihinakan, karena angka hidupnya rendah,” tambahnya dengan suara lantang dan bergetar.
Kita tidak mau jadi provinsi yang dihinakan, karena angka kematian ibu dan anak melahirkan masih tinggi.
“Kita ingin jadi provinsi yang dibanggakan, provinsi yang memberikan contoh bagi seluruh provinsi lain bahwa anggaran negara kalau dikelola dengan baik akan melahirkan bagi kesejahteraan masyarakat,” kata KDM dalam pidatonya, dengan suara bergetar disambut aplaus meriah seluruh orang yang hadir di gedung DPRD Jabar.
Dalam kolom komentar di video baik yang disiarkan secara live, maupun yang di putar di youtube kebanyakan masyarakat terkesima dengan seluruh isi pidato KDM.
Bahkan hampir semua penonton mengikuti pidato KDM dari awal sampai akhir, seolah-olah mereka bermimpi memiliki gubernur yang begitu peduli sama rakyatnya padahal pidato itu nyata. ***




