POJOKSATU.ID – Dua patung pengawal Guan Ping dan Jhou Chang berusia ratusan tahun di Vihara Welas Asih, Kota Cirebon, dilaporkan hilang dicuri pada Minggu (12/1) sekitar pukul 19.30 WIB. Aksi pencurian ini dilakukan oleh dua wanita bermasker yang terekam kamera pengawas.
Menurut Admin Vihara Welas Asih, Yeni, kedua pelaku memasuki area altar dengan mengenakan masker putih dan topi. Mereka terlihat memperhatikan situasi di sekitar saat ada seorang jemaah yang tengah berdoa.
"Ketika jemaah itu selesai dan pergi, mereka langsung mengambil dua patung pengawal Kwan Sing Tee Koeng berukuran sekitar 30 cm. Patung-patung itu dimasukkan ke dalam tas merah yang mereka bawa, lalu mereka melarikan diri menggunakan mobil hitam," ujar Yeni, Senin (13/1).
Yeni menjelaskan, kedua wanita tersebut berada di area altar selama sekitar 20 menit. Hilangnya patung baru diketahui sekitar pukul 21.00 WIB setelah pihak vihara memeriksa rekaman CCTV.
"Dari rekaman CCTV, terlihat satu pelaku berusia sekitar 50 tahun ke atas, sementara pelaku lainnya diperkirakan berusia 25 tahun. Saat kejadian, situasi cukup sepi dengan hanya satu jemaah yang berdoa di altar, sehingga aksi mereka berjalan tanpa kecurigaan," tambahnya.
Patung-patung tersebut diperkirakan berusia lebih dari 400 tahun dan memiliki nilai sejarah tinggi. Keberadaannya di Vihara Welas Asih menjadi bagian penting dari tradisi dan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Pihak vihara segera melaporkan kejadian ini ke kepolisian untuk ditindaklanjuti. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan mempelajari rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku.
Kejadian ini menarik perhatian publik, terutama karena patung-patung yang dicuri tidak hanya bernilai sejarah tetapi juga simbol penting bagi komunitas vihara.




