POJOKSATU.ID – Atlet Taekwondo Kabupaten Cirebon kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang Piala Gubernur 2024. Penjabat (PJ) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, memberikan penghargaan kepada para atlet yang berhasil merebut satu medali emas, tiga perak, dan tujuh perunggu.
Ketua Cabor Taekwondo Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka mengatakan pihaknya terus menggembleng para atlet saat latihan. Sehingga ketika ada kejuaraan, mental para atlet sudah terbentuk.
Selain itu, kata Teguh, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pencarian bibit atlet Taekwondo yang ada di Kabupaten Cirebon.
"Dari awal untuk pembinaan serta mempergunakan semaksimal mungkin warga Kabupaten Cirebon diberikan kesempatan yang punya besik Taekwondo. Kita melakukan pembinaan beberapa kali dan momen kita untuk ikut sertakan dalam semua kejuaraan," katanya.
Tegus menambahkan pada Piala Gubernur Jabar di Majalengka 2024 lalu, Taekwondo Kabupaten Cirebon menyabet beberapa medali, yang sebelumnya tidak mendapatkan sekali medali tersebut.
"Kita menerjunkan 18 atlet Taekwondo dan 11 atlet yang mendapatkan medali baik emas, perak dan perunggu, ini capaian yang luar biasa, target kedepan kita perbanyak medali emas," tambahnya.
Sementara Penjabat (PJ) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menjelaskan, ini adalah capaian luar biasa. Setelah sekian lama, akhirnya Kabupaten Cirebon berhasil meraih emas di Piala Gubernur Taekwondo.
"Ditambah lagi, tiga medali perak dan tujuh perunggu juga diraih atlet muda kita dari tingkat SD dan SMP. Walaupun di tingkat SMA belum ada, hasil ini tetap sangat membanggakan,” ujar Wahyu Mijaya dalam acara ramah tamah bersama para atlet dan pelatih di Cirebon, Selasa (31/12).
Wahyu menilai kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras para atlet dan pelatih, yang didukung penuh oleh keluarga. Ia berharap pencapaian ini menjadi dorongan semangat untuk terus meraih prestasi lebih tinggi.
“Sebagian besar atlet kita masih sangat muda, bahkan ada yang masih SD. Mereka perlu terus berlatih dengan tekun dan tidak cepat puas dengan apa yang sudah diraih. Mereka adalah generasi unggulan yang akan membawa nama Kabupaten Cirebon ke tingkat lebih tinggi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Wahyu menyoroti pentingnya perbaikan fasilitas olahraga untuk mendukung pembinaan atlet.
Bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Cirebon, ia berjanji akan memperhatikan kebutuhan yang disampaikan oleh pengurus dan pelatih Taekwondo.
Baca Juga: KAI Show Your Move: Hiburan Liburan Akhir Tahun di Stasiun Cirebon
“Kita sudah mendengar masukan terkait fasilitas latihan yang perlu ditingkatkan. Ini akan segera kami tindak lanjuti agar para atlet memiliki tempat latihan yang memadai. Tidak hanya itu, perhatian kepada para pelatih juga menjadi prioritas karena mereka adalah bagian penting dari proses pembinaan,” jelas Wahyu.
Ia juga menyinggung persoalan perpindahan atlet berbakat ke daerah lain, yang sering terjadi karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah. Wahyu menegaskan bahwa komitmen untuk mendukung para atlet harus diperkuat agar mereka tetap setia membela Kabupaten Cirebon.
“Jika kita memberikan perhatian yang konsisten, para atlet pasti akan tetap bangga dan memilih membela daerahnya. Dukungan ini harus terus kita tingkatkan agar potensi yang ada tidak hilang ke daerah lain,” tegasnya.
Baca Juga: Hari Jadi Ke-4, RSUD Jatisari Luncurkan Dua Layanan Unggulan
Dengan prestasi di Piala Gubernur 2024 ini, Wahyu optimistis Taekwondo Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh. Ia berharap dengan sinergi antara pemerintah, pelatih, dan masyarakat, prestasi atlet Cirebon dapat terus meningkat hingga ke level nasional dan internasional.
“Ini baru permulaan. Saya yakin, dengan dukungan yang tepat, kita bisa membawa Taekwondo Kabupaten Cirebon menjadi kebanggaan di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.




