POJOKSATU.id - Kawasan pemukiman warga di pesisir pantai utara Demak, Jawa Tengah terdampak abrasi atau pengikisan oleh air laut.

Cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi yang terjadi selama sepekan mengakibatkan gelombang air laut naik.

Hal ini berdampak cukup parah bagi kawasan Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Demak.

Gelombang tinggi yang terjadi secara mendadak pada dini hari menghancurkan permukiman.

Terlihat tembok-tembok rumah warga hancur akibat hantaman gelombang air laut.

Warga pun hanya bisa menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman.

"Temboknya ambruk langsung. Semalaman tidak tidur, nyelamatin barang," jelas Arfuah, warga Desa Bedono.

Baca Juga: Profil Alvon Gunawan, Suami Melody Sharon yang Dilindas Hingga Patah Tulang Gegara Pergoki Istrinya Selingkuh

Kawasan Desa Bedono telah terdampak abrasi pantai sejak 1997.

Dan saat ini hampir 2 km wilayah desa tersebut telah tergerus abrasi hingga kawasan permukiman warga kini berada tepat di garis pantai.

Menurut penuturan warga setempat, hanya dalam hitungan bulan daratan kawasan permukiman mereka sudah tergerus abrasi sejauh 299 meter.

Hanya tiang-tiang listrik yang masih berdiri kokoh menjadi bukti kawasan tersebut pernah menjadi permukiman sebelum kini terendam air laut.***