POJOKSATU.id - Empat orang pemuda diringkus polisi karena kedapatan membawa senjata pada Rabu (4/12).
Mereka diringkus di Jalan Cendrawasih, Kabupaten Mimika, Papua Tengah setelah polisi mendapat laporan dari warga.
Keempat pemuda tersebut membuat resah warga karena membawa-bawa senjata api.
Hasil pemeriksaan polisi, senjata yang dibawa pemuda tersebut berjenis airsoft gun.
Mereka sengaja membawa senjata tersebut untuk menakut-nakuti warga.
Tidak hanya itu, keempat pemuda itu juga diduga dalam keadaan mabuk.
Menurut penyelidikan, pemuda tersebut awalnya mencari seorang kepala desa bernama Pak Nurman.
"Datang ke Nawaripi, ke kepala kampung Pak Nurman," jelas Kompol Hermanto, Wakapolres Mimika.
Saat mengatahui pak Nurman tidak berada di rumah, barulah mereka mengeluarkan senjata tersebut.
Penjaga rumah lantas menghubungi pak Nurman dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Berbekal informasi ciri-ciri keempat pemuda serta mobil yang mereka kendarai, polisi akhirnya berhasil melacak dan melakukan penangkapan.
Setelah diinterogasi, terungkap bahwa keempat pemuda itu tidak ada maksud untuk mengancam Pak Nurman.
Rupanya mereka hanya berniat menjual tanah ke Pak Nurman, hanya saja karena sedang mabuk terjadilah merka tiba-tiba mengambil air softgun tersebut.
"Maksud tujuan mereka ingin menjual tanah kepada Pak Nurman, cuman dalam kondisi mabuk, tahu sendiri orang mabuk seperti apa," jelas Kompol Hermanto.
Polisi juga memastikan keempat pemuda tersebut tidak ada niat mengancam atau melukai.
"Jadi maksud tujuannya bukan mengancam, dia mau jual tanah," tandasnya.***



