POJOKSATU.ID - Di era digital saat ini, gawai menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak.
Namun, penggunaan gawai yang berlebihan kerap kali memengaruhi perilaku anak, bahkan hingga mengubah kebiasaan mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Kak Jums, seorang pendongeng boneka, hadir membawa solusi kreatif.
Ia menggunakan dongeng sebagai media edukasi untuk mengajarkan nilai-nilai penting kepada anak-anak. Lewat kisah-kisah menarik yang dibawakannya, Kak Jums mengajak anak-anak untuk selalu bersikap sopan, bertutur kata baik, serta menghormati orang yang lebih tua.
"Saya ingin anak-anak kembali mengenal nilai-nilai kesopanan dan adab. Dengan boneka, cerita jadi lebih menarik dan mudah dipahami," ujar Kak Jums saat ditemui di salah satu acara edukasi di Yayasan Pendidikan Harapan Kita irebon.
Dalam setiap penampilannya, Kak Jums selalu menyisipkan pesan-pesan moral melalui cerita bertema keseharian, seperti pentingnya berbagi, kejujuran, dan kerja sama.
Dengan gaya khasnya yang ceria dan penuh humor, dongeng-dongeng Kak Jums berhasil menarik perhatian anak-anak sekaligus menginspirasi mereka.
Menurut Kak Jums, dongeng bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter anak sejak dini. Ia berharap, melalui dongeng boneka, anak-anak bisa belajar banyak hal tanpa harus bergantung pada gawai.
"Inilah cara saya mengimbangi pengaruh gawai. Saya ingin menunjukkan bahwa cerita dan interaksi langsung juga bisa menyenangkan," tambahnya.
Penampilan Kak Jums tak hanya digemari anak-anak, tetapi juga diapresiasi para orang tua yang merasa khawatir dengan kebiasaan anak mereka yang terlalu lekat dengan gawai. Banyak orang tua mengaku terinspirasi untuk lebih sering mendongeng kepada anak-anak di rumah.
Dengan dedikasinya, Kak Jums telah membuktikan bahwa nilai-nilai luhur bisa disampaikan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Semangatnya untuk mendidik generasi muda patut diapresiasi dan diikuti oleh lebih banyak pihak.




