POJOKSATU.id - Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi syarat utama bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkendara di jalan raya.

Dengan memiliki SIM, pengendara dianggap mampu berkendara dengan aman dan mematuhi aturan lalu lintas.

Kesempatan langka kini diberikan oleh Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang membagikan SIM C gratis untuk pedagang sayur keliling.

Program ini berlangsung mulai 11 November hingga 11 Desember 2024 dan merupakan bagian dari upaya mendukung UMKM, sesuai dengan program Asta Cita dari Presiden RI yang berfokus pada penguatan sektor tersebut.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Buka Layanan Perpanjang SIM Keliling di Lima Lokasi Jakarta, Ini Titiknya

Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP M. Puteh Rinaldi, menjelaskan bahwa program ini bekerja sama dengan mitra Polri, seperti Bank BRI, Sky Lancing, dan Lantis.

"Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Polres Lombok Tengah dengan mitra Polri seperti Bank BRI, Sky Lancing, dan Lantis," ujarnya pada Senin (11/11/2024).

Sebanyak 60 kuota SIM C gratis disiapkan untuk pedagang sayur keliling, dan pada hari pertama, sebanyak 12 orang sudah berhasil mendapatkan SIM gratis.

Untuk bisa mendapatkan SIM C ini, pedagang sayur keliling tetap harus mengikuti dan lulus ujian teori serta praktik seperti prosedur pembuatan SIM pada umumnya.

Jika lulus, SIM C akan langsung dicetak dan diberikan pada hari yang sama.

AKP Puteh berharap, dengan adanya SIM C, para pedagang sayur keliling dapat meningkatkan mobilitas dalam berjualan serta menjadi contoh dalam keselamatan berkendara di jalan raya.

Baca Juga: Promosikan Judol, Selebgram Bandung Ini diciduk Polisi

Ia juga menekankan bahwa program ini bertujuan meringankan beban biaya pengurusan SIM bagi mereka yang membutuhkan.

"Pembuatan SIM gratis ini dilakukan sesuai prosedur standar, mulai dari ujian teori hingga praktik, untuk memastikan pengendara memiliki keterampilan berkendara yang memadai," jelasnya.

Baca Juga: Pemilik Moge Wajib Tahu, Korlantas Polri Bakal Segera Terbitkan SIM C1, Ini Aturan CC nya

Program ini juga membantu pedagang sayur keliling dalam menghemat biaya pembuatan SIM, yang biasanya meliputi biaya tes psikologi sebesar Rp 35.000, biaya kesehatan, dan biaya PNBP SIM C senilai Rp 100.000, dengan total sekitar Rp 235.000.

Setelah 12 orang berhasil memperoleh SIM, kini tersisa 48 kuota SIM C gratis yang masih bisa dimanfaatkan oleh pedagang sayur keliling di Lombok Tengah. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.