POJOKSATU.id, PURWAKARTA -Baru kali pertama terjadi di negeri ini, ketika Raja Sunda bertemu Presiden RI yang baru saja dilantik bertemu, kemudian disuruh menaiki kendaraan kepresidenan melalui bagian depan kap mobil.

Sebagian masyarakat Jawa Barat (Sunda) menginginkan dan memiliki seorang pemimpin (Raja) yang arief adil dan bijaksana, salah satu harapan besar rakyat jawa barat kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM) menjadi pemimpin Jabar.

Tak ayal, sebagian masyarakat sunda menggelari KDM sebagai raja sunda yang dekat dengan rakyat, begitu cintanya Dedi dengan rakyat sehingga rakyatpun sangat mempercayai sebagai calon sosok pemimpin yang adil.

Baca Juga: Ria, Bintang Baru di Dunia Musik Pop Indonesia Bakal Menggetarkan Jagat Dunia Hiburan

Kedua tokoh tersebut keduanya dikenal sebagai ‘Macan’, Prabowo Subianto dikenal dengan julukan macan asia, sementara KDM dikenal dengan julukan ‘Maung (macan) Siliwangi’.

Momen langka saat raja sunda itu menaiki kendaraan kepresidenan melalui kap depan mobil, terjadi saat Prabowo Subianto usai dilantik menjadi Presiden RI yang ke 8.

Saat presiden keluar dari gedung MPR/DPR kemudian menyapa rakyatnya yang sudah berbaris rapi di sepanjang kanan kiri jalan, dengan gagahnya Prabowo Subianto berdiri di mobil kepresidenan sambil melambaikan tangan menyapa rakyatnya.

Baca Juga: Gelar Perayaan ke 8 Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Ribuan Orang Akan Padati Alun-alun Kasepuhan Cirebon

Diantara barisan rakyat itulah, ternyata ada KDM yang dijuluki raja sunda, dirinya berbaur bersama rakyat untuk menyambut kedatangan presiden yang baru saja dilantik.

Saat iring-iringan kendaraan presiden melintas di depan KDM, secara spontan masyarakat yang ada di kanan kiri raja sunda itu mengangkat dirinya agar bisa terlihat oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Secara spontan masyarakat yang ada di kanan dan kiri mengangkat saya. Kemudian pak Prabowo melihat dan KDM langsung menyapa kemudian menjabat tangan mengucapkan selamat atas pelantikannya,” kata KDM ke sejumlah awak media, Minggu (22/10).

Baca Juga: Prabowo Subianto SERTIJAB dengan Sjafrie Sjamsoeddin, Hadir Deddy Corbuzier Berseragam TNI Pangkat LETKOL TITULER, Apa Dasar Hukumnya?

Ternyata tidak hanya sampai disitu, Raja sunda itupun terkejut atas permintaan presiden Prabowo Subianto selanjutnya.

“Setelah selesai berjabatan tangan, pak Prabowo memberikan kode agar saya naik ke mobil kepresidenannya,” tambah KDM.

Secara spontan raja sunda itupun naik melalui kap depan mobil kepresidenan berwarna putih, yang baru pertama kali di naikin oleh Presiden RI ke 8 tersebut.

Baca Juga: Cabup Mesuji Lampung Jual Surga Saat Kampanye Pilkada 2024, Ternyata Punya 40 Aset Tersebar di Lampung

“Kepada pas Paspampres saya mohon maaf sudah berani menaiki mobil kepresidenan melalui kap depan, sekali lagi mohon maaf karena spontanitas,” jelas KDM.

Sontak foto dan video kedua ‘macan’ yang menaiki garuda putih (mobil kepresidenan bernama macan garuda) buatan anak bangsa itu langsung viral diberbagai media sosial.

Ragam jutaan komentar di media sosial bertebaran hingga hari ini, seluruh rakyat indonesia yang melihat foto tersebut memberikan komentar positif.

Baca Juga: Viral! Karyawan Agen BRILink Gagalkan Penipuan Bukti Transfer Palsu, Aksi Pelaku Jadi Sorotan Netizen

“Foto termahal di abad ini,” jelas Jemper, mengomentari foto tersebut.

Kedua ‘macan’ tersebut, baik itu macan asia maupun maung siliwangi merupakan harapan rakyat indonesia dan jawa barat, menjadi sosok pemimpin yang adil dan bijaksana bisa mensejahterakan rakyat.

Hingga kini banyak masyarakat jawa barat yang memanggip KDM dengan sebutan raja, walaupun berkali-kali KDM mengingatkan bahwa dirinya hanyalah terlahir dari rakyat biasa.

Baca Juga: Tidak Saja Luhut, Dahnil Anzar Juga Double Job, Jubir Prabowo Sekaligus Wakil Kepala Badan Haji

Namun, banyak rakyat jawa barat tetap menyematkan nama raja kepada Dedi Mulyadi. Sehingga KDM menjadi harapan rakyat jabar menjadi pemimpin (raja) yang adil dan bijaksana.

Kembali ke foto dan video kedua ‘macan’ yang viral, merupakan peristiwa baru yang sangat langka dan bisa tercatat dalam sejarah abad ini ‘Raja Sunda bertemu Presiden RI ke 8 diatas mobil kepresidenan’.***