POJOKSATU.id, DIY - Universitas Alma Ata memperkuat komitmen dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini merupakan bagian dari hibah Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM).
Kolaborasi ini bertujuan mengatasi tantangan pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Murtigading, yang penting untuk data administratif dan pelayanan publik.
Namun, kapasitas operator desa dalam mengelola data masih rendah, berpotensi menyebabkan asimetri informasi dan stagnasi pembangunan.
Dadang Heksaputra, dosen Sistem Informasi Universitas Alma Ata sekaligus Ketua Tim PKM, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada penguatan data untuk perbaikan perencanaan dan penganggaran desa.
“Kami berharap melalui penguatan Sistem Informasi Desa, pemerintah desa dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien kepada masyarakat,” ujarnya.
Tim PKM, yang terdiri dari Dadang Heksaputra, Dhina Puspasari Wijaya (dosen Informatika), dan Ragil Satria Wicaksana (dosen Ekonomi dan Perbankan Syariah), bekerja sama dengan Pemerintah Desa Murtigading untuk memodernisasi penggunaan teknologi SID.
Dengan hibah bertajuk “Penguatan Data untuk Pelayanan, Perbaikan Perencanaan, dan Penganggaran dengan Teknologi Sistem Informasi Desa di Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Bantul, DIY,” tim bertujuan mengatasi masalah manajemen desa dan pemberdayaan sosial masyarakat.
“Dengan teknologi ini, kami ingin membantu pemerintah desa mengatasi kendala yang ada, sehingga data lebih informatif dan dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan yang lebih baik,” tambah Dadang.
Program ini didukung penuh oleh Pemerintah Kelurahan Murtigading. Lurah Drs. Bambang Trjanto, M.Pd., dan Jagabaya Nur Hildan Dwiputranta, SP., menandatangani kerja sama dengan Universitas Alma Ata. Tim PKM juga menyerahkan infrastruktur teknologi SID berupa perangkat keras untuk mendukung modernisasi SID di desa.
Drs. Bambang Trjanto menyambut baik program ini, “Kami melihat ini sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kelurahan Murtigading. Dengan dukungan dari kampus Universitas Alma Ata, kami berharap penggunaan SID dapat lebih optimal untuk mendukung pembangunan desa,” ujarnya.
Dengan pendekatan berbasis teknologi dan kolaborasi yang kuat, Universitas Alma Ata berharap dapat berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan berkualitas dan pengurangan kesenjangan, serta pembangunan desa yang berkelanjutan.***




