POJOKSATU.id -- Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, bekerja sama dengan Pesantren Al-Umm Aswaja, sukses menggelar pelatihan bertajuk "Penumbuhkembangan Jiwa Wirausaha Melalui Peningkatan Kompetensi Akuntansi dan Income Generating Pengelolaan Sampah di Pesantren Al-Umm Aswaja".

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Pelatihan yang berlangsung pada 23 Juli 2024 ini diawali dengan pengenalan teknik ecoprint—seni cetak ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk menciptakan motif unik pada kain.

Baca Juga: Hari Pertama Pekan Olahraga Kabupaten Cirebon, Tiga Cabor Dipertandingkan

Teknik ini diajarkan kepada para santri dan santriwati dengan tujuan mengembangkan keterampilan kreatif mereka sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan peserta.

Pada 24 Juli 2024, pelatihan dilanjutkan dengan sesi pembelajaran mengenai perhitungan harga pokok, sebuah keterampilan esensial yang harus dimiliki untuk memulai dan mengelola bisnis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UIKA Bogor untuk membekali santri dengan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bisnis di masa depan.

Prof. Dr. Indupurnahayu, Ketua Pelaksana Program sekaligus Dosen Prodi S2 Magister Manajemen, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini mampu memberikan dampak positif bagi para peserta.

"Dengan menguasai teknik ecoprint, kami berharap para santri dan santriwati dapat menghasilkan produk bernilai tinggi yang bisa dipasarkan, sehingga mereka dapat belajar menjadi wirausahawan muda," ujarnya.

Selain ecoprint, pelatihan ini juga mencakup sesi pengenalan dasar-dasar kewirausahaan dan strategi pemasaran produk. Para peserta diberikan pengetahuan tentang cara mengolah bahan alami menjadi produk seni yang bernilai jual serta bagaimana memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Pelatihan ini mendapatkan respons positif dari para peserta, yang sangat antusias mengikuti setiap sesi. "Kami sangat senang bisa belajar ecoprint dan cara berwirausaha. Ini sangat berguna untuk masa depan kami," ungkap salah seorang santri.

Dengan dukungan penuh dari hibah Kemendikbudristek, program ini berhasil dilaksanakan dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi komunitas pesantren, dan sejalan dengan visi UIKA Bogor dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi generasi muda.

Program ini melibatkan tim multidisiplin, termasuk Dr. Budi Susetyo dari Prodi S1 Sains/Ilmu Lingkungan, Dr. Popy Novita Pasaribu, MBSys dari Prodi S2 MM, serta mahasiswa dari berbagai program studi seperti Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, dan Komunikasi Penyiaran Islam.